Demi Momentum Positif, Celtic Bertekad Lukai AC Milan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Kamis 03 Desember 2020 14:57 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 03 51 2320963 demi-momentum-positif-celtic-bertekad-lukai-ac-milan-JRAmNnfVtH.jpg Glasgow Celtic bertekad tampil sebaik mungkin di hadapan AC Milan (Foto: Twitter/@CelticFC)

MILAN – Nasib Glasgow Celtic pada fase grup Liga Eropa 2020-2021 sudah diketahui pada matchday empat. Sekali pun pasti tersingkir, Manajer Neil Lennon berjanji anak asuhnya akan mengerahkan kemampuan terbaik saat menyambangi markas AC Milan.

Harapan tinggi sempat diusung Glasgow Celtic kala melangkah ke fase grup. Sudah lama klub berjuluk The Bhoys itu tidak melangkah jauh di kompetisi Eropa. Sayangnya, asa itu pupus lebih cepat. Rangkaian hasil buruk memaksa wakil Skotlandia itu untuk tersingkir lebih dini.

Tergabung di Grup H, Glasgow Celtic ternyata tidak mampu mengimbangi kekuatan seperti AC Milan, Sparta Prague, dan LOSC Lille. Scott Brown dan kawan-kawan kini terkapar di peringkat empat klasemen dengan nilai satu.

Baca juga: Madrid hingga PSG Siap Gabung, Liga Eropa Bisa Lebih Seru dari Liga Champions

Glasgow Celtic tumbang 1-3 dari AC Milan di pekan pertama (Foto: UEFA)

Walau sudah tersingkir, Glasgow Celtic masih bertekad memberikan penampilan terbaik. Kebetulan, mereka akan menghadapi kesebelasan mapan di Eropa, AC Milan. Neil Lennon berharap anak asuhnya bisa menunjukkan performa gemilang demi membangun momentum positif.

“Saya masih akan mencoba memainkan tim terkuat dan melihat bagaimana pertandingan berjalan. Mungkin juga akan menurunkan pemain-pemain yang masih membutuhkan menit bermain,” papar Neil Lennon, dilansir dari Football Italia, Kamis (3/12/2020).

“Kami percaya diri dapat menampilkan yang terbaik di Italia. Menang atau tidak, itu soal performa. Jika kami bisa mendapatkan hasil, itu akan terasa lebih hebat. Kami juga bisa membangun sesuatu dari situ,” imbuh pria berusia 49 tahun tersebut.

Penampilan Celtic di semua kompetisi memang kurang konsisten pada musim 2020-2021. Dari 10 laga terakhir, klub berkostum putih-hijau itu hanya dua kali menang di waktu normal, empat kali kalah, dan sisanya imbang.

Sebaliknya, sang lawan AC Milan masih terlalu perkasa. Rossoneri mencatatkan enam kemenangan, sekali kalah, dan tiga imbang dalam 10 laga terakhir di semua kompetisi. Hal itu tetap tidak membuat Neil Lennon gentar.

AC Milan gagah perkasa (Foto: Reuters)

Sebab, ia melihat bahasa tubuh dari anak-anak asuhnya tetap baik. Ia bertekad mengakhiri rentetan performa buruk itu dengan tiga angka dari lawatan ke Stadion San Siro, Jumat 4 Desember 2020 dini hari WIB.

“Bahasa tubuh anak-anak terlihat bagus. Anak-anak berusaha mencari solusi, sama seperti kami. Namun, kami harus mampu mengakhiri tren buruk ini dan berusaha kembali lebih konsisten,” tutup pria berkebangsaan Skotlandia itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini