MANCHESTER – Legenda Manchester United, Garry Neville, mendesak Federasi Sepakbola Inggris (FA) untuk memperkenalkan pelatihan inklusi keragaman. Saran ini disampaikannya menyikapi masalah Edinson Cavani yang dianggap membuat komentar dengan istilah rasial di media sosial.
Cavani bermain gemilang saat membantu Man United meraih kemenangan 3-2 setelah tertinggal dua gol dari Southampton di Liga Inggris pada Minggu 30 November 2020. Pemain asal Uruguay itu mencetak dua gol dan memberi satu asistensi.

Pemain berusia 33 tahun selepas laga mendapat ucapan selamat dari pengikutnya di Instagram. Cavani pun membalas dengan menggunakan istilah Spanyol “negrito”, yang berarti 'hitam'.
Baca juga: Anthony Martial hanya Berlatih 11 Menit, Kenapa?
Man United dalam pernyataannya membela Cavani. Klub menekankan bahwa istilah yang digunakan penyerang mereka memiliki konotasi yang berbeda di Uruguay. Cavani juga telah menghapus unggahannya tersebut.
Menyikapi masalah Cavani, Neville menyarankan agar FA menempatkan protokol keanekaragaman dan inklusi. Salah satunya dengan melakukan pelatihan dan pendidikan.
“Setidaknya berkolaborasi dalam isu-isu yang bersifat sosial. Itu harus dilakukan dengan pendidikan dan pelatihan,” ujarnya mengutip Mirror, Selasa (1/12/2020).
