Putar Nasib Ivan Perisic, dari Juara Liga Champions Kini Jadi Pesakitan Bareng Inter

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 26 November 2020 09:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 26 261 2316393 putar-nasib-ivan-perisic-dari-juara-liga-champions-kini-jadi-pesakitan-bareng-inter-z9GwgW1XST.jpg Perisic tertunduk lesu kelar laga Inter vs Madrid. (Foto: REUTERS/Alesandro Garofalo)

MILAN – Perubahan nasib 180 derajat dialami winger Inter Milan, Ivan Perisic. Musim lalu, Ivan Perisic merupakan bagian saat Bayern Munich menjuarai Liga Champions 2019-2020.

Dari 10 pertandingan bersama Bayern Munich di Liga Champions 2019-2020, winger berpaspor Kroasia ini mengoleksi tiga gol dan tiga assist. Bahkan, Ivan Perisic turun selama 22 menit saat Bayern Munich menang 1-0 atas Paris Saint-Germain (PSG) di partai puncak.

Ivan Perisic

(Ivan Perisic bersama Bayern Munich musim lalu)

Namun, keinginan Ivan Perisic melanjutkan karier bersama Bayern Munich tidak kesampaian. Manajemen Die Roten –julukan Bayern– memilih mendatangkan Leroy Sane dari Manchester City ketimbang mempermanenkan Ivan Perisic dari Inter Milan.

Alhasil, pada musim panas 2020 Ivan Perisic kembali memperkuat Inter. Bersama Inter, Ivan Perisic kesulitan mendapatkan menit tampil. Sebab, pola 3-5-2 yang diracik pelatih Antonio Conte tidak cocok dengan posisi bermainnya.

Sekadar informasi, Ivan Perisic biasa bermain sebagai winger. Sementara jika Conte menurunkan 3-5-2, eks pelatih Juventus itu lebih condong memainkan pemain yang dapat menyerang dan bertahan sama baiknya.

Karena itu, Conte lebih sering memainkan Achraf Hakimi dan Ashley Young di posisi wing back kanan dan kiri. Ivan Perisic baru bermain jika Conte mengubah sedikit polanya, dari 3-5-2 menjadi 3-4-1-2.

BACA JUGA: Penyebab Inter Milan Kalah 0-2 dari Real Madrid di Liga Champions 2020-2021

Dalam pola ini, Ivan Perisic bisa berperan sebagai playmaker, mendukung duet Romelu Lukaku dan Lautaro Martinez. Hanya saja, Conte jarang sekali menggunakan pola ini. Selain itu, Perisic beberapa kali juga dimainkan sebagai penyerang, menggantikan salah satu dari Lautaro Martinez dan Romelu Lukaku.

Singkat kata, setelah bersinar bersama Bayern Munich di Liga Champions 2019-2020, bagaimana kiprah Perisic dan Inter di Liga Champions 2020-2021? Jawabannya jauh dari kata baik.

Inter Milan

(Ivan Perisic tertunduk lesu kelar laga Inter vs Real Madrid. Foto: REUTERS)

Saat ini, Lautaro Martinez dan kawan-kawan terbenam di dasar klasemen Grup B Liga Champions 2020-2021 dengan koleksi dua angka, ketika fase grup tinggal menyisakan dua pertandingan.

Romelu Lukaku serta kolega terpaut lima angka dari Madrid di tempat kedua, atau batas akhir tim yang lolos ke 16 besar Liga Champions 2020-2021. Saat ini, nasib Inter tak hanya berada di tangan mereka, namun juga tim lain.

Jika ingin lolos, Inter wajib menang atas Borussia Monchengladbach di matchday kelima. Kemudian, Inter juga wajib menang atas Shakhtar Donetsk di matchday terakhir, sambil berharap di laga lain Madrid menang atas Borussia Monchengladbach yang saat ini memuncaki klasemen dengan koleksi delapan angka.

Karena itu, setelah berjaya bersama Bayern Munich musim lalu, Ivan Perisic menjadi pesakitan musim ini. Sanggupkah Ivan Perisic menyelamatkan Inter dengan meloloskan Nerazzurri ke babak 16 besar Liga Champions 2020-2021?

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini