Parkir Bus, Taktik Andalan The Special One Jose Mourinho

Andika Pratama, Jurnalis · Selasa 24 November 2020 14:46 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 24 51 2315236 parkir-bus-taktik-andalan-the-special-one-jose-mourinho-edk1HrjTmR.jpg Jose Mourinho (Foto: Reuters/Clive Rose)

PARKIR bus adalah taktik sepakbola yang dipopulerkan oleh Jose Mourinho. Mourinho memakai taktik, yang dikonotasikan sepakbola negatif itu, saat menukangi FC Porto, Chelsea, Inter Milan, Real Madrid, Manchester United dan Tottenham Hotspur.

Parkir bus adalah taktik yang jarang mendapatkan pujian oleh pengamat dan para pencinta sepakbola. Akan tetapi, Mourinho meraih banyak trofi bergengsi dengan taktik itu karena parkir bus cukup efektif saat melawan tim yang di atas kertas lebih kuat.

Jose Mourinho (Foto: Reuters)

Lalu apa itu parkir bus? Menurut Sportskeeda, parkir bus adalah taktik yang menitikberatkan pada pertahanan ketimbang membangun serangan. Parkir bus termasuk dalam sepakbola reaktif karena tim yang memakai taktik itu akan menunggu sang lawan menyerang, lalu merebut bola dan melancarkan serangan balik untuk mencetak gol.

Bek dan gelandang berperan sangat penting dalam parkir bus karena mereka lebih banyak memegang bola sehingga para pemain lawan akan berusaha merebutnya. Setelah itu, bola akan dioper kepada pemain, yang berada di posisi kosong, biasanya penyerang.

BACA JUGA: Total Football, Taktik Hebat yang Lahir di Belanda

Ketika bola diterima, serangan balik cepat dilancarkan untuk membongkar pertahanan lawan yang sudah ditinggal oleh para pemainnya. Jika peluang didapatkan, pemain harus mengeksekusinya menjadi gol karena kesempatan melancarkan serangan tidaklah banyak.

Selain minim kesempatan mencetak gol, parkir bus juga membuat sebuah tim tidak mampu mendominasi penguasaan bola. Mereka menggunakan agresivitas lawan dengan memanfaatkan setiap ruang kosong di pertahanan saat melakukan serangan balik.

Berdasarkan penjelasan di atas, diketahui bahwa parkir bus membutuhkan bek dan gelandang tangguh. Mourinho memilikinya dalam setiap tim yang dilatih. Ketika meraih treble winner bersama Inter pada musim 2009-2010, Mourinho memiliki Lucio (bek tengah) dan Esteban Cambiaso (gelandang bertahan).

Jose Mourinho (Foto: Tottenham Hotspur)

Sementara itu, Mourinho sekarang memiliki Toby Alderweireld (bek tengah) dan Pierre-Emile Hojbjerg (gelandang bertahan) di Tottenham. Selain kedua pemain itu, para penggawa Tottenham lain juga berperan penting dalam setiap pertandingan.

Tottenham kini menempati puncak klasemen sementara Liga Inggris 2020-2021 dengan koleksi 20 poin. Kemenangan terakhir The Lilywhites –julukan Tottenham– diraih atas Manchester City-nya Josep Guardiola yang terkenal dengan penguasaan bola dan sepakbola ofensif. Tottenham menang 2-0 atas Man City meski hanya memiliki 33 persen penguasaan bola dan membuat dua tembakan tepat sasaran sepanjang pertandingan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini