Inter Alami Puasa Kemenangan, Conte Diminta Ganti Taktik Bermain

Ezha Herdanu, Jurnalis · Selasa 10 November 2020 17:33 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 10 47 2307438 inter-alami-puasa-kemenangan-conte-diminta-ganti-taktik-bermain-XZwwlg6NlM.jpg Antonio Conte (Foto: Juan Medina/REUTERS)

MILAN – Jurnalis ternama asal Italia, Michele Criscitiello, memberikan komentar soal performa minor yang didapat Inter Milan di beberapa laga terakhir mereka. Criscitiello menyarankan agar Antonio Conte selaku juru taktik Inter mengubah taktik bermain mereka.

Sebagaimana diketahui, Inter memang menjalani kampanye mereka di musim 2020-2021 dengan performa inkonsisten. Bahkan Inter harus menjalani empat pertandingan terakhir mereka tanpa bisa memetik kemenangan.

Dalam pertandingan terakhir Inter di Liga Italia 2020-2021 melawan Atalanta, mereka harus puas bermain imbang 1-1. Padahal Inter sempat unggul lebih dahulu via gol Lautaro Martinez. Namun Atalanta berhasil menyamakan kedudukan via aksi Aleksey Miranchuk di menit ke-79.

Atalanta vs Inter Milan

Berkat hasil minor tersebut, Inter harus puas menempati posisi ketujuh pada klasemen sementara Liga Italia 2020-2021. Sedangkan di Grup B Liga Champions 2020-2021, Inter harus rela berada di posisi paling buncit usai hanya mampu mengoleksi dua poin saja.

Baca Juga: Inter Beri Peluang Tottenham Rekrut Kembali Eriksen

Kondisi tersebut pun membuat banyak pihak meragukan akan kans Inter bisa menjuarai Liga Italia dan Liga Champions 2020-2021. Padahal sebelum musim ini berlangsung, Inter memang menjadi salah satu kandidat peraih dua kompetisi tersebut.

Criscitiello yang mengikuti kiprah Inter di musim 2020-2021 pun lantas memberikan analisisnya. Criscitiello pun menyarankan agar Conte selaku juru taktik Inter berani mengubah taktik bermainnya. Sebab formasi 3-5-2 yang diterapkan Conte di Inter, terbukti tidak berjalan baik sejauh ini.

“Setelah paruh pertama Atalanta-Inter, saya pikir akan lebih menarik untuk menonton film ‘Home Alone’, tanpa menunggu liburan Natal,” cetus Criscitiello, seperti dilaporkan oleh La Gazzetta dello Sport, Selasa (10/11/2020).

“Conte percaya bahwa mengubah sistemnya setara dengan mengumpat di gereja pada Hari Natal. Perlu dijelaskan kepadanya bahwa dia tidak akan dikurung di penjara San Vittore jika dia meninggalkan 3-5-2 yang memuakkan dan tidak berguna ini,” lanjutnya.

Baca Juga: Keren, Sejumlah Klub-Klub Top Eropa Ikut Rayakan Hari Pahlawan Nasional!

Selain itu Criscitiello juga memberikan komentar soal penampilan buruk yang ditunjukkan Christian Eriksen bersama Inter, sejak direkrut dari Tottenham Hotspur pada bursa transfer musim dingin 2020. Ia menilai bahwa Conte gagal memaksimalkan kualitas yang dimiliki oleh Eriksen.

“Jangan lupa Conte memiliki Eriksen di dalam skuad. Apa yang salah dengan anak ini? Tidak ada, saya akan menjelaskannya kepada Anda, pemain Denmark itu adalah satu-satunya pemain berkualitas yang dimiliki Inter di tim, tetapi bagi Conte, kualitas adalah sebuah tragedi,” tuntas Criscitiello.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini