Mundur Jadi Presiden, Bartomeu Konfirmasi Barcelona Ikut European Super League

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 28 Oktober 2020 10:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 28 51 2300687 mundur-jadi-presiden-bartomeu-konfirmasi-barcelona-ikut-european-super-league-5cqkIV4uek.jpg Josep Maria Bartomeu (Foto: Media Barcelona)

BARCELONA – Josep Maria Bartomeu telah mengumumkan untuk mundur dari jabatannya sebagai Presiden Barcelona. Akan tetapi, sebelum resmi undur diri, Bartomeu ternyata telah membuat satu keputusan yang cukup kontroversial.

Pada saat pidato perpisahannya, Bartomeu mengumumkan bahwa ia telah membuat keputusan untuk mengikutsertakan Barcelona ke ajang European Super League. Sebagaimana diketahui, wacana soal kehadiran turnamen tersebut sejauh ini mengandung banyak kontroversi.

European Super League sebenarnya dibuat untuk menjadikan kompetisi antarklub di Benua Biru semakin lebih menarik. Sebab, turnamen tersebut nantinya akan diisi oleh klub-klub besar dari lima liga top Eropa.

Baca juga: Tanpa Cristiano Ronaldo, Juventus Pernah Bantai Barcelona yang Diperkuat Messi

Josep Maria Bartomeu

Kendati demikian, kehadiran turnamen tersebut banyak juga mendapat tentangan karena akan menggusur Liga Champions yang penuh dengan sejarah. Selain itu, nasib klub-klub kecil pun kian tergerus karena nama-nama besar menjadi semakin kuat.

Klub-klub yang berpartisipasi di European Super League nantinya akan mendapat suntikan dana besar. Hal inilah yang menjadi pertimbangan Bartomeu untuk mengikutsertakan Barca, guna memiliki masa depan yang cerah.

“Saya bisa mengumumkan beberapa berita luar biasa. Kemarin kami menerima proposal untuk berpartisipasi dalam Liga Super Eropa, yang akan menjamin kesinambungan keuangan klub di masa depan. Dan kami telah menerima format Piala Dunia Klub di masa depan," ujar Bartomeu, seperti dilansir dari The Sun, Rabu (28/10/2020).

Meski turnamen tersebut menguntungkan klub-klub besar, namun ternyata banyak di antara para legenda lapangan hijau yang tidak setuju dengan ide penyelenggaraan European Super League. Salah satunya adalah Andriy Shevchenko.

Menurutnya, European Super League akan membunuh sepakbola karena mereka hanya fokus membangun klub-klub besar. Bahkan turnamen tersebut juga disinyalir akan berpengaruh ke level internasional (negara).

Barcelona

“European Super League bakal membunuh sepakbola yang kita ketahui ini. Negara-negara seperti Ukraina bakal menderita, dan hanya para elite yang akan diuntungkan. Kita perlu fokus mengembangkan sepakbola untuk semua orang," tulis Shevchenko di akun Twitter pribadinya.

Hingga saat ini, penyelenggaraan European Super League masih terus dikaji oleh berbagai pihak. Selain itu, klub-klub yang diundang untuk bergabung juga harus memberikan persetujuannya terlebih dahulu.

1
2

Berita Terkait

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini