“Saya menonton sebuah video anak laki-laki; Horacio, Martin dan Fabian mencoba meyakinkan saya untuk melihat videonya. Jadi saya memanggil Charly –sapaan akrab Carles Rexach,” kata Minguella.
Bak gayung bersambut, aksi Messi pun mendapat tanggapan positif dari orang-orang tang dikenal Montero dan Soldini. Minguella bahkan langsung menghampiri Charly setelah melihat video permainan Messi,
Charly yang sewaktu aktif sebagai pemain beroperasi sebagai winger tak puas hanya melihat permainan Messi lewat video. Charly sendiri tak bisa terbang ke Argentina untuk melihat langsung permainan Messi.
Solusi terbaik saat itu adalah membawa Messi dan sang ayah terbang ke Barcelona untuk menunjukkan skill olah bolanya. Pada akhirnya, Messi berangkat bersama sang ayah pada Sabtu 16 September 2000.
Berselang hampir satu hari atau pada Minggu 17 September 2000, Messi tiba di Barcelona. Dari situ, ia berhasil memincut hati orang-orang penting di Barcelona hingga akhirnya merekrutnya.
“Minguella memberitahu saya tentang seorang anak yang sangat hebat seperti Maradona. Saya pikir dia membicarakan seorang pemain berusia 18 atau 19 tahun, tetapi saat saya tahu berapa usianya, saya sangat terkejut,” tukas Charly.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.