Agnelli Bela Cristiano Ronaldo dari Tuduhan Langgar Protokol Covid-19

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Jum'at 16 Oktober 2020 08:16 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 16 47 2294478 agnelli-bela-cristiano-ronaldo-dari-tuduhan-langgar-protokol-covid-19-i8czknHvO0.jpg Cristiano Ronaldo berlatih bersama Timnas Portugal (Foto: Twitter/@Cristiano)

TURIN – Presiden Juventus, Andrea Agnelli, membela Cristiano Ronaldo dari tudingan Menteri Olahraga Italia, Vincenzo Spadafora. Ia yakin CR7 sudah mematuhi semua protokol kesehatan yang ada, tidak seperti tuduhan dari sang menteri.

Sebagaimana diketahui, jagat sepakbola dihebohkan dengan kabar Cristiano Ronaldo dinyatakan positif Covid-19, Selasa 13 Oktober 2020 malam WIB. Setelah hasil tes pemain berusia 35 tahun itu keluar, seluruh skuad Tim Nasional (Timnas) Portugal menjalani tes terbaru dengan hasil negatif.

Positif Covid-19 memaksa Cristiano Ronaldo absen cukup lama, sekira dua pekan terhitung sejak 13 Oktober 2020. Pria berpaspor Portugal itu akan menjalani karantina mandiri di Turin, Italia, dan diterbangkan dari negara asalnya dengan pesawat khusus.

Baca juga: Menteri Olahraga Italia Yakin Cristiano Ronaldo Langgar Protokol Covid-19

Cristiano Ronaldo mengangkat jempol (Foto: Federasi Sepakbola Portugal)

Mengetahui Cristiano Ronaldo positif Covid-19, Vincenzo Spadafora yakin sang megabintang melanggar protokol kesehatan yang dirancang sedemikian rupa. Eks pemain Real Madrid itu memang pernah ketahuan pergi dari markas latihan tim di Continassa ketika seluruh skuad Juventus menjalani isolasi.

Tudingan pelanggaran tersebut dibantah oleh Andrea Agnelli. Pria berusia 44 tahun itu sangat yakin Cristiano Ronaldo sama sekali tidak melanggar aturan. Apalagi, Juventus mematuhi setiap detail protokol dengan ketat.

“Anda harus menanyakan kepada Kementerian Kesehatan dan Dalam Negeri karena merekalah yang menjalankan hukum di negara ini, untuk meminta penjelasan. Juventus menerapkan protokol yang berlaku di daerah dengan benar,” tegas Andrea Agnelli, disitat dari Football Italia, Jumat (16/10/2020).

“Saya adalah manajer sebuah klub olahraga. Saya tidak tahu persis apakah dia (Cristiano Ronaldo) sudah melanggar aturan atau hukum negara,” tutup pria berpaspor Italia tersebut.

Kehilangan Cristiano Ronaldo jelas menjadi kerugian tersendiri bagi Juventus. Pemain bernomor punggung 7 itu setidaknya absen selama 10 hari hingga hasil tes berikutnya menyatakan sudah tidak ada lagi virus Corona dalam tubuhnya.

Padahal, Juventus tengah memasuki periode krusial karena Liga Champions 2020-2021 akan dimulai tengah pekan mendatang. Akhir pekan ini, Si Nyonya Tua hanya akan menghadapi tim promosi Crotone di Stadion Ezio Scida.

Kepala pelatih Andrea Pirlo dipastikan akan semakin pening. Sebab, Cristiano Ronaldo adalah penyumbang gol terbanyak Juventus dari dua laga yang sudah digelar. Dari lima gol Juventus di Liga Italia 2020-2021, tiga di antaranya dihasilkan oleh Cristiano Ronaldo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini