Liga Champions 2020-2021 Momentum Wakil Italia Berjaya

Ramdani Bur, Jurnalis · Jum'at 02 Oktober 2020 14:47 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 02 261 2287360 liga-champions-2020-2021-momentum-wakil-italia-berjaya-dnoHoRIzhh.jpg Trofi Liga Champions akan diperebutkan 32 tim musim ini. (Foto: Twitter/@Inter_en))

WAKIL Italia sudah lama tidak berjaya di Liga Champions. Klub Italia yang terakhir melakukannya adalah Inter Milan ketika menjuarai Liga Champions 2009-2010. Saat itu di partai puncak, Inter Milan menang 2-0 atas Bayern Munich dalam laga yang digelar di Santiago Bernabeu.

Setelah 2009-2010, klub Italia tak pernah lagi menjadi yang terbaik di Liga Champions. Pencapaian terbaik wakil Italia setelah itu hanya menjadi runner-up Liga Champions 2014-2015 dan 2016-2017.

Jose Mourinho

(Mourinho saat bawa Inter juara Liga Champions 2009-2010)

Saat itu, Juventus selalu ditumbangkan wakil Spanyol, yakni Barcelona dengan skor 1-3 pada 2014-2015 dan Real Madrid (1-4) pada 2016-2017. Setelah 10 tahun tanpa trofi si Kuping Besar, musim 2020-2021 bisa jadi momentum wakil Italia mengembalikan kejayaan sepakbola Negeri Piza.

Apa alasannya? Di Liga Champions 2020-2021, Italia diwakili empat klub yakni Juventus, Atalanta, Inter Milan dan Lazio. Untung bagi keempatnya, mereka sama sekali tidak tergabung di grup neraka.

Juventus tergabung di Grup G bersama Barcelona, Dynamo Kyiv dan Ferencvaros. Secara kualitas, Juventus dapat dengan mudah menyingkirkan Kyiv dan Ferencvaros. Sementara Atalanta berada di Grup D bersama Liverpool, Ajax Amsterdam dan Midtjylland.

BACA JUGA: Man United Tergabung di Grup Neraka Liga Champions, Fans Marah-Marah

Di luar Liverpool, Atalanta diprediksi bisa melangkahi dua lawan lainnya. Sebab, Ajax yang merupakan semifinalis Liga Champions 2018-2019 mengalami penurunan performa setelah melepas sejumlah pemain top mereka seperti Frenkie de Jong dan De Ligt. Musim lalu saja, Ajax tersingkir di fase grup.

Bagaimana dengan Inter? Nerazzurri tergabung di Grup B bersama Real Madrid, Shakhtar Donetsk dan Gladbach. Lazio? Tim asuhan Simone Inzaghi itu satu grup dengan Zenit, Dortmund dan Club Brugge. Kembali mengeluarkan pertanyaan di atas, apa alasan klub Italia dijagokan menjadi juara?

Atalanta

(Atalanta bisa bikin kejuatan di Liga Italia 2020-2021)

Terkhusus Inter, Juventus dan Atalanta, diprediksi bisa melaju jauh. Bahkan bukan tak mungkin, salah satu dari ketiganya keluar sebagai kampiun. Sebab, Inter mengalami perkembangan semenjak ditangani Antonio Conte musim lalu. Terbukti di dua laga awal Liga Italia 2020-2021, Inter selalu menang.

Hal yang sama juga ditunjukkan Atalanta racikan Gian Piero Gasperini. Musim lalu, Atalanta hampir lolos ke semifinal jika tidak lengah dan berujung kebobolan dua gol di akhir laga kontra Paris Saint-Germain (PSG).

Bagaimana dengan Juventus? Setelah absen menjadi juara selama 24 tahun, ini merupakan momentum tepat bagi mereka mengakhiri paceklik gelar juara. Meski ditangani pelatih minim pengalaman (Andrea Pirlo), tak menjamin Juventus akan gagal.

Ambil contoh ketika Barcelona menunjuk Josep Guardiola sebagai pelatih mereka pada 2008-2009. Saat itu, Guardiola yang belum berpengalaman menangani klub profesional, mengantarkan Barcelona menjadi juara Liga Champions di musim pertamanya sebagai pelatih.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini