5 Pesepakbola Hebat yang Rentan Cedera

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 01 Oktober 2020 14:58 WIB
https: img.okezone.com content 2020 10 01 51 2286784 5-pesepakbola-hebat-yang-rentan-cedera-35eG4z4R1Q.jpg Thiago Alcantara. (Foto/Twitter Thiago Alcantara)

Permainan sepakbola merupakan olaharaga yang penuh dengan kontak fisik. Hal ini menjadi salah satu yang bisa menyebabkan para pemain sepakbola terkena cedera, bahkan mengakhiri kariernya.

Cedera, terutama yang berulang, adalah momok menakutkan bagi pesepakbola profesional di seluruh dunia. Ini bisa membuat mereka pension dini meski di usia muda.

Dari Marco van Basten yang gantung sepatu di usia 28 tahun hingga Michael Ballack yang absen di Piala Dunia, karena cedera telah menghancurkan mimpinya.

Berikut ini lima pesepakbola yang rawan cedera menyadur Sportskeeda:

5. Arjen Robben

Arjen Robben, salah satu sayap terhebat dalam sepakbola. Jika dalam performa terbaiknya, pemain asal Belanda ini menjadi andalan Bayern Munich merebut trofi-trofi mereka.

Foto/Bayern Munich

Namun, Robben bisa sukses di lebih banyak klub seandainya dia tidak terlalu sering dilanda cedera dalam karirnya. Sayangnya, hal ini malah sebaliknya, Robben rentan cedera.

Baca juga: 5 Klub yang Tergabung di Grup Neraka pada Liga Champions 2020-2021

Saat berseragam Chelsea, Robben mengalami patah tulang Dia juga cedera pergelangan kaki dan cedera hamstring. Dia bisa saja sukses besar di Real Madrid andai jarang cedera, hanya saya penyakit lamanya sering kambuh dan tidak menguntungkan bagi Madrid.

Terlepas dari semua kesuksesannya di Bayern Munich, masa tinggal Robben di Bavaria juga diwarnai oleh serangkaian cedera. Salah satunya masalah hamstring.

4. Thiago Alcantara

Sang maestro lini tengah memainkan peran luar biasa dalam kemenangan Bayern Munich di Liga Champions musim lalu. Kini, dia memulai tantangan baru bersama juara Liga Inggris, Liverpool.

Foto/Liverpool FC

Namun, Alcantara bisa menjadi salah satu gelandang terhebat sepanjang masa seandainya dia tidak terlalu sering cedera. Pada awal kariernya di Liverpool, dia absen saat melawan Arsenal pada akhir pekan dan sekarang dinyatakan positif COVID-19.

Alcantara telah mengalami cedera lebih dari 20 kali selama bermain untuk Bayern Munich. Bahkan, dia absen 74 pertandingan dalam tujuh musim akibat cedera di raksasa Bavaria itu.

3. Roberto Baggio

Pencapaian Roberto Baggio bisa tambah luar biasa jika dia tidak acap kali dibekap cedera. Baggio menderita cedera yang mengancam karier pertamanya pada usia 18 tahun tetapi dia pulih dengan luar biasa. Namun, dia segera mengalami cedera lutut.

Foto/Juventus

Dia kemudian memenangkan Ballon'd'Or pada 1993 ketika di Juventus.Hanya saja, ketika bermain untuk AC Milan, cedera kerap melandanya, meski dia membawa AC Milan memenangkan gelar.

2. Marco Reus

Dalam performa terbaiknya Marco Reus bisa menjadi pemain terbaik di dunia. Tapi dia jarang tampil dalam performa terbaiknya karena serangkaian cedera parah.

Foto/UEFA

Dia sering abesen membela klubnya, Borussia Dortmund juga saat Jerman berhasil menang di Piala Dunia 2014 di Brasil.

Reus sering mengalami cedera pergelangan kaki saat pertandingan pemanasan. Dia juga melewatkan Euro 2016 karena cedera pangkal paha.

1. Marco van Basten

Kami mengakhiri daftar ini dengan Marco van Basten.. Legenda Belanda ini adalah salah satu pemain terhebat sepanjang masa.

Foto/AC Milan

Dia adalah pemenang Ballon'd'Or tiga kali, pernah meraih Liga Champions dua kali, serta Liga Italia dan Piala Eropa. Nampaknya, eks pemain AC Milan itu meraih semuanya, namun ia hanya bermain hingga usia 28.

Van Basten, salah satu striker paling produktif di dunia. Namun, dia sering menderita masalah pergelangan kaki. Pada usia 28, dia akhirnya menyerah dan meninggalkan permainan saat AC Milan bertanding. Para penggemarnya dan pelatihnya saat itu, Fabio Capello menangis.

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini