Liga 1 2020 Ditunda, Pelatih Arema FC Samakan dengan Kondisi di Amerika Latin

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 11:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 49 2286043 liga-1-2020-ditunda-pelatih-arema-fc-samakan-dengan-kondisi-di-amerika-latin-yzXoRSoACD.jpg Carlos Oliveira. (Foto/Arema FC)

MALANG – Pelatih Arema FC, Carlos Oliveira menyikapi Liga 1 2020 yang ditunda karena tidak mendapat izin dari Kepolisian Indonesia. Ia menilai situasi ini sama dengan di Amerika Latin.

Ketua Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan dalam jumpa pers pada Selasa 29 September 2020, mengatakan bahwa Liga 1 2020 ditunda karena tidak mendapat izin dari kepolisian. Polri mengeluarkan maklumat tidak mengeluarkan izin keramaian di semua tingkatan karena kasus virus corona masih tinggi di Indonesia.

Foto/Arema FC

Menurut Carlos, pelatih yang berasal dari Brasil ini menyarankan PSSI perlu mengambil keputusan terkait kepastian kelanjutan Liga 1 2020. Ia mengatakan, sebagai pelatih dirinya hanya bekerja untuk mempersiapkan skuad Singo Edan sebaik mungkin.

Baca juga: Liga 1 2020 Ditunda, Kerugian Cukup Besar Hantui Arema FC

“Ya, saya pikir tidak ada masalah dengan persiapan tim. Seperti kompetisi di Amerika Latin yang sudah bergulir semua tergantung federasi bagaimana mengambil keputusan,” ucap Carlos mengutip laman Liga Indonesia Baru, Rabu (30/9/2020).

Arema sebelum Liga 1 2020 ditunda sudah melakukan persiapan. Para pemain menjalani latihan di pantai untuk menggejot fisik mereka.

Andai sesuai jadwal, Arema akan melakoni laga melawan Persija Jakarta. Pertandingan seharusnya berlangsung pada Sabtu 3 Oktober di Stadion Kanjuruhan.

“Tentunya kurang menggembirakan, kita sudah lakukan persiapan untuk pertandingan terdekat. Kita sudah lakukan persiapan dengan baik sesuai dengan jadwal baik pertandingan home atau pertandingan away dengan tetap menjalankan program yang telah kita susun,” imbuhnya.

Berpotensi hilang satu generasi

Meski tidak mendapat izin keramaian dari Polri, Iriawan berharap kompetisi Liga 1 akan kembali bisa digelar bulan depan. Jika kompetisi digelar pada November 2020 akan selesai Maret 2021.

Ia menjelaskan jika kompetisi dilanjutkan pada Desember 2020 atau Januari 2021, PT LIB akan mengalam kesulitan untuk menjalankan Liga 1 2020. Pasalnya, kata dia, bulan April sudah masuk Ramadan, sementara Mei-Juni, Indonesia akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20.

“Jadi kalau dipaksakan pun pada bulan Agustus 2021. Tetapi, itu juga sulit bagi PSSI dan klub-klub Liga 1 untuk mengikuti agenda FIFA dan AFC,'' ujar Iriawan saat konferensi pers pada Selasa 29 September 2020.

Ia menjelaskan, jika tidak ada kompetisi tahun ini hingga tahun depan akan menghilangkan satu generasi. Sebab dalam satu tahun banyak pemain yang tidak bisa mengikuti kompetisi, baik di Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3.

''Tentunya akibat penundaan dari kompetisi ini, dampak langsungnya kepada pemain, perangkat pertandingan dan seluruh ekosistem sepakbola. Sebab mereka menggantungkan hidupnya dari sepakbola,'' tutur Iriawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini