Liga 1 2020 Ditunda, Ini Komentar Pelatih Persib Bandung

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 30 September 2020 10:40 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 30 49 2285999 liga-1-2020-ditunda-ini-komentar-pelatih-persib-bandung-0qnTPJKw1x.jpg Robert Alberts. (Foto/Persib Bandung)

BANDUNG – Ketua Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), Mochamad Iriawan menunda kembali bergulirnya Liga 1 2020 setelah Kepolisian Indonesia tidak memberikan izin keramaian dalam tingkat apa pun. Polri tidak memberikan izin karena kasus virus corona masih tinggi di sejumlah wilayah.

Sedianya, Liga 1 akan kembali dilanjutkan pada 1 Oktober 2020 mendatang hingga 28 Februari 2021. Kompetisi ini sebelumnya terpaksa dihentikan karena pandemi covid-19 pada pertengahan Maret lalu.

Foto/Persib Bandung

Menanggapi keputusan PSSI, pelatih Persib Bandung, Robert Alberts belum mau berkomentar lebih jauh terkait keputusan tersebut. Ia mengaku pihaknya belum menerima keterangan resmi dari pihak terkait.

Baca juga: Persija Jakarta Hormati Keputusan PSSI Tunda Lanjutan Liga 1 2020

Liga 1 2020 dikelola oleh PT Liga Indonesia Baru (LIB). Sejauh ini PT LIB belum memberikan keterangan resmi terkait penundaan kompetisi tertinggi sepakbola Indonesia ini.

"Ya, saya baru mendengar jika kompetisi harus tertunda setidaknya sampai November. Tapi, kami belum menerima surat resmi dari pihak PSSI,” ujarnya mengutip laman Persib, Rabu (30/9/2020).

“Maka dari itu saya tidak ingin berbicara terlalu banyak sebelum kami menerima surat resmi terkait penundaan kompetisi ini," tambah Robert.

"Kita semua harus menunggu dulu (pernyataan resmi). Tentu saja kami harus mengetahui terlebih dahulu alasannya sebelum menarik kesimpulan dan mengambil keputusan," lanjut pelatih asal Belanda tersebut.

Berharap November dilanjutkan

Ketua PSSI, Mochamad Iriawan berharap kompetisi Liga 1 dan Liga 2 akan kembali bisa digelar bulan depan. Jika kompetisi digelar pada November 2020 akan selesai Maret 2021.

"Kalau dilanjutkan Desember atau Januari 2021, sulit bagi PT Liga Indonesia Baru untuk memutar kompetisi. Sebab, April sudah memasuki bulan puasa dan Mei-Juni, kita akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20,” tuturnya saat jumpa pers melalui visual pada Selasa 29 September 2020.

“Jadi kalau dipaksakan pun pada bulan Agustus 2021. Tetapi, itu juga sulit bagi PSSI dan klub-klub Liga 1 untuk mengikuti agenda FIFA dan AFC,'' tambah dia.

Ia menjelaskan, jika tidak ada kompetisi tahun ini hingga tahun depan akan menghilangkan satu generasi. Sebab dalam satu tahun banyak pemain yang tidak bisa mengikuti kompetisi, baik di Liga 1, Liga 2 maupun Liga 3.

''Tentunya akibat penundaan dari kompetisi ini, dampak langsungnya kepada pemain, perangkat pertandingan dan seluruh ekosistem sepakbola. Sebab mereka menggantungkan hidupnya dari sepakbola,'' tutur Iriawan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini