Manajemen Arema FC Bandingkan Nasib Liga 1 dan Pilkada Serentak 2020

Avirista Midaada, Jurnalis · Selasa 29 September 2020 14:13 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 29 49 2285515 manajemen-arema-fc-bandingkan-nasib-liga-1-dan-pilkada-serentak-2020-83Xkc1wpHI.jpg Ruddy Widodo, manajer umum Arema FC. (Foto: Avirisa Midaada/Okezone)

MALANG - Keputusan penundaan kick off Liga 1 2020 yang sedianya dimulai pada 1 Oktober 2020, dinilai Manajer Umum Arema FC Ruddy Widodo, cukup aneh. Bila patokannya lantaran bisa mendatangkan massa yang banyak, kontestasi Pilkada serentak 2020 juga sama-sama berpotensi mendatangkan massa banyak. Namun, bedanya Pilkada Serentak tahun ini tetap dilanjutkan.

Menurut Ruddy, Liga 1 2020 sudah diputuskan tak akan dihadiri penonton baik di dalam stadion maupun luar stadion. Hal ini sesuai aturan protokol kesehatan Covid-19 yang tak memperbolehkan adanya kerumunan orang dalam jumlah besar.

Arema FC

(Suasana laga uji coba Arema FC vs Kaki Mas)

"Saya tidak tahu Jawa Timur, setahu saya BNPB sudah mengizinkan. Kok tiba-tiba polisi takut klaster baru. Dari teman-teman suporter sendiri sudah berkomitmen, siapa pun suporter yang datang, kalah. Mudah-mudahan itu tersampaikan," ujar Ruddy ditemui pada Selasa siang (29/9/2020) di kantor Arema FC.

Ia menambahkan selain tak boleh datang ke stadion, suporter pun dalam aturannya tak diperkenankan untuk mengadakan nonton bareng (nobar). Mengingat disebut Ruddy hal itu rentan memunculkan klaster baru penyebaran Covid-19.

BACA JUGA: Liga 1 2020 Batal Digelar Oktober, Gede Sukadana: Main Bola Gak Boleh, Pilkada Boleh

"Nobar tidak boleh, karena berkumpul. Jadi kalau menurut saya, Pilkada dengan 210 daerah diizinkan, ini 18 klub yang notabene tujuh sampai delapan klub sudah sentral di Yogyakarta, izin keramaiannya tidak keluar," keluh Ruddy.

Ruddy menduga ada hal yang belum tersampaikan ke kepolisian sehingga izin pertandingan tak diperbolehkan. "Mungkin belum tersampaikan (larangan tanpa penonton), jadi siapa pun yang datang (ke stadion), kalah. Kalau sama-sama datang, jumlahnya lebih banyak mana, itu saja," jelas Ruddy.

PSSI

(Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan)

"Mudah-mudahan komunikasi lebih intens, bisa dicarikan solusi. Kami berharap segera ada kejelasan mengenai lanjutan kompetisi Liga 1," tukasnya.

Sebagai informasi, sedianya Arema FC akan menjamu Persija Jakarta di lanjutan Liga 1 2020 pada Sabtu 3 Oktober 2020. Laga tersebut rencananya akan digelar di Stadion Kanjuruhan, Kepanjen, Kabupaten Malang. Namunm adanya pelarangan izin dari kepolisian membuat agenda tersebut ditunda. Kabarnya, Liga 1 2020 paling cepat kembali bergulir November 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini