Untuk Pertama Kali, Tim Asuhan Guardiola Kebobolan 5 Gol

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 28 September 2020 05:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 45 2284671 untuk-pertama-kali-tim-asuhan-guardiola-kebobolan-5-gol-l73b3UGFjk.jpg Pep Guardiola memberi arahan di pinggir lapangan (Foto: Premier League)

MANCHESTER – Kekalahan telak Manchester City dari Leicester City dengan skor 2-5 memunculkan rekor buruk bagi Pep Guardiola. Untuk pertama kali sepanjang kariernya, pelatih berpaspor Spanyol itu melihat tim asuhannya kebobolan lima gol dalam sebuah laga.

Sebetulnya, Man City tidak tampil buruk. The Citizens bahkan unggul cepat pada menit empat lewat Riyad Mahrez. The Foxes yang memilih bertahan sangat dalam, mengandalkan serangan balik untuk mencetak gol. Jamie Vardy lantas menyamakan skor pada menit 34 lewat titik putih.

Jamie Vardy menambah dua gol lagi pada menit 54 dan 58 (penalti) sehingga mengukir hattrick. James Maddison menambah perih luka tuan rumah dengan mencetak gol keempat menit 77. Nathan Ake sempat memperkecil skor (84’), tetapi kemudian penalti Youri Tielemans (88’) memastikan skor akhir 2-5.

Baca juga: Guardiola Ungkap Penyebab Man City Dibantai Leicester

Tampilan di papan skor Stadion Etihad (Foto: Leicester City)

Jumlah lima gol yang bersarang di gawang Ederson merupakan rekor buruk bagi Pep Guardiola. Untuk pertama kali dalam 686 laga sebagai pelatih sejak 2008 (termasuk Barcelona dan Bayern Munich), tim asuhannya kebobolan lima gol.

“Untuk pertama kali dalam 686 pertandingan sebagai pelatih/manajer, Pep Guardiola melihat tim asuhannya kejebolan lima kali. Untuk pertama kalinya juga, Man City kemasukan lima gol di Stadion Etihad di semua kompetisi,” cuit akun Twitter @OptaJoe, Senin (28/9/2020).

Khusus bagi Man City, kebobolan lima gol di kandang sendiri baru kali ini dirasakan di Stadion Etihad. Terakhir kali mereka dibobol lima kali adalah ketika melawan Arsenal pada Februari 2003 dengan skor 1-5. Namun, pertandingan itu berlangsung di markas lama, Stadion Maine Road.

Walau kalah telak, Pep Guardiola tidak menilai Man City tampil buruk. Kekalahan tersebut lebih diakibatkan anak asuhnya yang tampil gugup dan terlalu banyak membebani diri sendiri untuk mencetak gol kedua. Akibatnya, mereka justru gugup ketika tidak berhasil.

“Setelah 1-1 dan 1-2, kami tidak terlalu kuat untuk lebih stabil, sabar, dan tenang. Masalah utama kami hari ini adalah membebani diri sendiri untuk mencetak gol kedua atau ketiga ketika Leicester tidak mau bermain,” sungut Pep Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News.

“Dalam posisi seperti itu, kami harus tenang. Kami terlalu khawatir saat menyerang dan kurang kreatif dalam mengkreasi peluang. Kami terlalu gugup dan setelah itu memberi mereka tiga penalti. Ketika Anda tidak bisa melakukannya dengan baik, Anda tidak bisa menang,” tutup pria kelahiran Santpedor itu.

Kemasukan lima gol itu menguak kelemahan Man City di lini belakang sepeninggal Vincent Kompany pada musim panas 2019. Beruntung, klub bergerak cepat dengan mendatangkan bek tangguh asal Portugal, Ruben Dias, dari Benfica.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini