Guardiola Ungkap Penyebab Man City Dibantai Leicester

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 28 September 2020 04:06 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 28 45 2284664 guardiola-ungkap-penyebab-man-city-dibantai-leicester-znigEj0XIW.jpg Man City dihajar Leicester 2-5 (Foto: Premier League)

MANCHESTER – Manajer Manchester City, Josep ‘Pep’ Guardiola, bersikeras anak asuhnya tidak bermain buruk kala dihajar Leicester City dengan skor telak 2-5. Menurutnya, kekalahan tersebut lebih disebabkan tim gagal mencetak gol kedua dan ketiga, serta dijatuhi hukuman tiga penalti.

Hasil akhir sebetulnya tidak mencerminkan awal laga. Sebab, Man City sudah unggul pada menit empat lewat Riyad Mahrez, yang merupakan mantan pemain Leicester City. Akan tetapi, tim tamu mampu membalas pada menit 37 lewat penalti Jamie Vardy.

Penyerang berusia 33 tahun itu lantas mencetak dua gol lagi dalam rentang waktu empat menit. Gol kedua dicatatkan pada menit 54, sementara satu lagi lewat titik putih menit 58, yang sekaligus menggenapi hattrick. Tim tamu kemudian mencetak gol keempat lewat James Maddison (77’).

Baca juga: Leicester Bantai Man City, Rodgers: Butuh 13 Tahun untuk Bermain seperti Itu!

Man City dicukur Leicester City 2-5 (Foto: Premier League)

Man City sempat mencetak gol kedua lewat Nathan Ake (84’). Akan tetapi, setelah itu The Citizens kembali dihukum penalti yang dieksekusi dengan baik oleh Youri Tielemans (88’). Kendati kalah telak, Pep Guardiola bersikeras anak asuhnya tidak tampil buruk.

“Hari ini, konsekuensi terutama adalah kami memberikan tiga penalti kepada mereka. Setelah itu, sungguh sulit untuk menang, lalu gol keempat yang luar biasa dari James Maddison. Ketika kami mulai berpikir bermain buruk, kami tidak begitu buruk,” papar Pep Guardiola, dikutip dari Manchester Evening News, Senin (28/9/2020).

“Setelah 1-1 dan 1-2, kami tidak terlalu kuat untuk lebih stabil, sabar, dan tenang. Masalah utama kami hari ini adalah membebani diri sendiri untuk mencetak gol kedua atau ketiga ketika Leicester tidak mau bermain,” sungut pria asal Spanyol itu.

Pep Guardiola lantas menyesalkan mengapa anak asuhnya tidak mampu tampil tenang. Sebab, Kevin De Bruyne dan kawan-kawan terlihat khawatir ketika menyerang. Saat mendapat serangan balik, Man City malah gugup.

“Dalam posisi seperti itu, kami harus tenang. Kami terlalu khawatir saat menyerang dan kurang kreatif dalam mengkreasi peluang,” lanjut Pep Guardiola.

“Kami terlalu gugup dan setelah itu memberi mereka tiga penalti. Ketika Anda tidak bisa melakukannya dengan baik, Anda tidak bisa menang,” tutup pria kelahiran Santpedor itu.

Kekalahan itu membuat Man City terpaku di urutan 13 klasemen sementara dengan nilai tiga dari dua kali tampil. Sementara itu, Leicester City memimpin klasemen dengan nilai sempurna dari tiga pertandingan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini