Juventus vs Sampdoria, Pirlo Mungkin Contek Konsep Sepakbola Sarri

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Minggu 20 September 2020 14:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 20 47 2280762 juventus-vs-sampdoria-pirlo-mungkin-contek-konsep-sepakbola-sarri-hfpSQno1gX.jpg Andrea Pirlo mungkin pakai konsep sepakbola Maurizio Sarri (Foto: Twitter/@Pirlo_official)

TURIN – Pelatih anyar Juventus, Andrea Pirlo, mencoba melempar teka-teki terkait formasi yang akan dipakainya. Menurut pria asal Italia itu, dirinya bisa saja memakai ide sepakbola yang sama dengan pelatih terdahulu, Maurizio Sarri, bahkan mencontek Antonio Conte.

Jelang laga debutnya sebagai pelatih Juventus, teka-teki mengenai seperti apa formasi yang akan dipakai Andrea Pirlo cukup menarik. Dalam tesis yang dikumpulkan guna mendapat lisensi UEFA Pro, pria berusia 41 tahun itu sedikit memberi bocoran.

Andrea Pirlo memberi judul tesisnya itu ‘Sepakbola yang saya mau’. Dalam tesis tersebut, ia menjabarkan formasi 3-2-5 yang mendobrak tradisi. Bagi pelatih kelahiran Flero itu, peran seorang pemain ditentukan di atas lapangan, bukan sekadar terpaku pada formasi baku.

Baca juga: Transfer Dzeko Terhambat Milik, Pirlo Pasrah Juventus Tanpa Penyerang

Laga uji coba Juventus vs Novarra (Foto: Juventus)

Pernyataan kemudian muncul, apakah Andrea Pirlo berani langsung menurunkan formasi 3-2-5 seperti yang ada di tesisnya? Jawabannya belum tentu. Ia masih meraba-raba formula yang tepat untuk Si Nyonya Tua. Bahkan mungkin saja, Pirlo memakai ide Maurizio Sarri yang merupakan pendahulunya.

“Saya punya ide sendiri, begitu juga Sarri. Dalam beberapa situasi, kedua ide itu bisa saja sama. Saya ingin mengontrol pertandingan dan bermain sepakbola menyerang. Jadi, konsep dasarnya sama saja,” urai Andrea Pirlo, dikutip dari Football Italia, Minggu (20/9/2020).

Sepanjang satu musim mengasuh Juventus, Maurizio Sarri kerap menggeber formasi 4-3-1-2 yang merupakan turunan dari 4-3-3. Dalam formasi tersebut, pria asal Italia itu kerap menggunakan seorang pemain di belakang dua striker untuk menjadi fantasista, yang biasa ditempati Paulo Dybala.

Yang pasti, Juventus akan bermain tanpa keberadaan seorang penyerang murni. Untuk mengatasi masalah satu ini, Andrea Pirlo sudah menemukan solusinya. Salah satu dari Cristiano Ronaldo dan Dejan Kulusevski diminta untuk secara bergantian mengambil peran sebagai penyerang tengah.

“Cristiano Ronaldo dan Dejan Kulusevski akan mengisi secara bergantian, saling memperhatikan gerakan masing-masing, untuk maju berperan sebagai penyerang tengah, dengan para pemain lain didorong untuk lebih ke depan,” terang Andrea Pirlo.

Apa pun strategi dan formasi yang dipilih, mantan gelandang Juventus itu tentu tidak ingin debutnya sebagai pelatih diwarnai dengan kekalahan. Apalagi, Andrea Pirlo akan menghadapi Sampdoria yang diasuh Claudio Ranieri, seorang pelatih yang sudah kenyang pengalaman.

“Saya prediksi pertandingan akan berlangsung sulit. Seperti kita tahu, Claudio Ranieri adalah pelatih yang sangat berbakat, yang sudah membuktikan hal itu di sepanjang kariernya,” tutup Andrea Pirlo.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini