BNPB dan PSSI Teken MoU, Liga 1 dan Liga 2 Siap Digulirkan

Bagas Abdiel, Jurnalis · Kamis 17 September 2020 13:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 17 51 2279278 bnpb-dan-pssi-teken-mou-liga-1-dan-liga-2-siap-digulirkan-nBxV3xhhx8.jpeg Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan dan Ketua BNPB, Doni Monardo (Foto: Laman resmi PSSI)

JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bersepakat untuk menggulirkan kembali kompetisi sepakbola yakni Liga 1 dan Liga 2 2020. Keduanya pun melakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understand (MoU) yang dilaksanakan pada Kamis (17/9/2020) pagi WIB.

Penandatanganan tersebut sebagai bentuk kesepakatan bahwa PSSI siap menyelenggarakan kompetisi olahraga yang aman sebagai bentuk pencegahan dari penularan Covid-19 atau virus Corona. Proses pendatanganan pun dilakukan secara virtual.

Mochamad Iriawan

Selain ketua umum PSSI, Mochamad Iriawan, penandatangan nota kesepahaman ini juga dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dan Ketua BNPB yang juga menjabat sebagai ketua satgas penanganan Covid-19 Doni Monardo.

Rencananya Liga 1 akan mulai bergulir pada 1 Oktober 2020 di Yogyarkta dengan laga pembuka antara PSS Sleman melawan Persebaya Surabaya. Sementara Liga 2 akan berangsung pada 17 Oktober-5 Desember 2020. Kompetisi Liga 2 akan diikuti 24 tim dan dibagi ke dalam 4 grup dengan 4 tuan rumah.

Iriawan pun menyambut positif atas izin yang diberikan BNPB kepada PSSI untuk menyelenggarakan kompetisi. Sebab, ini akan menjadi bagian dari persiapan Indonesia untuk menghadapi Piala Dunia U-20 pada 2021.

Baca juga Menpora Pastikan Belum Ada Perubahan Tanggal Penyelenggaraan Piala Dunia U-20 2021 

“'Negara-negara lain sudah melanjutkan kompetisi. Seperti Liga Inggris, Jerman, Spanyol dan lain-lain. Indonesia yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2021 tentu harus melanjutkan kompetisi,” ungkap Iriawan, mengutip dari laman resmi PSSI, Kamis (17/9/2020).

“Hampir semua negara ASEAN juga sudah menjalankan liga. Malaysia, Thailand, Laos, Myanmar, dan Vietnam sudah menjalankan liga dan Filipina rencananya juga akan segera memutar kompetisi mereka. Ini alasan kami untuk tetap melanjutkan Liga 1 dan Liga 2,” tambahnya.

Sementara itu, BNPB melalui Doni menegaskan kepada PSSI bahwa kompetisi harus dilakukan tanpa adanya penonton. Selain itu, pemeriksaan kondisi kesehatan pemain harus juga dilakukan secara ketat.

“Perlu dipastikan kompetisi sepak bola dilakukan tanpa penonton. Mohon ini jadi perhatian penyelenggaran untuk menaati konsensus yang disepakati,” sambung Doni.

Mochamad Iriawan

Sedangkan Menpora, Zainudin Amali menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kepala BNPB dan berbagai pihak untuk komitmen dalam penyelenggaran kegiatan kompetisi sepakbola. Ia berpesan untuk penyelenggaraan kompetisi tanpa dihadiri para penonton mengingat masih adanya penyebaran Covid-19.

“Dengan pergertian dan pengalaman sangat tinggi dan arahan Pak Doni jelas. Ini harus menjadi komitmen bersama. Pemerintah sekuat tenaga menanggulangi pandemi ini sehingga tidak terjadi klaster baru dari kegiatan ini,” tukas Zainudin Amali.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini