Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Neymar Kena Kata-Kata Rasis, Tuchel dan Villas-Boas Akui Tak Mendengar

Bagas Abdiel , Jurnalis-Senin, 14 September 2020 |21:15 WIB
Neymar Kena Kata-Kata Rasis, Tuchel dan Villas-Boas Akui Tak Mendengar
Thomas Tuchel (Foto: Laman resmi PSG)
A
A
A

PARIS – Penggawa Paris Saint-Germain (PSG), Neymar Jr, mengaku mendapatkan pelecehan rasis dari bek Marseille yakin Alvaro Gonzalez. Namun begitu, kedua pelatih yakni Thomas Tuchel (PSG) dan Andre Villas-Boas (Marseille) mengaku tak mendengar komentar rasisme yang ditujukan kepada Neymar.

Laga PSG vs Marseille memang berjalan sangat sengit. Meski Marseille memenangki laga tersebut dengan skor 1-0, tetapi laga tersebut diwarnai drama. Superstar asal Brasil, Neymar adalah satu dari lima pemain yang dikeluarkan dari lapangan di tengah pertengkaran yang buruk jelang akhir laga.

PSG vs Marseille

Pemeriksaan VAR menunjukkan Neymar memukul bagian belakang kepala Alvaro. Namun, Neymar mengaku tak menyesal melakukan aksi tersebut karena ia merasa mendapat penghinaan rasisme dari Alvaro.

Sayangnya, situasi tersebut justru tidak diketahui oleh kedua pelatih, baik Tuchel dan Villas-Boas. Bahkan Alvaro sendiri membantah telah melakukan sikap rasisme kepada Neymar.

Baca juga Kesal dengan Pemainnya Sendiri, Pelatih PSG: Mereka Terlalu Berlebihan! 

“Apa yang saya dengar? Ia (Neymar) mengatakan kepada saya bahwa itu adalah penghinaan rasis, tetapi saya tidak mendengar apa pun di lapangan,” ungkap Tuchel, mengutip dari Goal, Senin (14/9/2020).

“Saya pikir semua orang memiliki pendapat yang sama bahwa rasisme di semua masyarakat, dalam olahraga atau dalam kehidupan kita. Itu sudah jelas,” tambahnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement