PSG vs Marseille Dibanjiri Kartu Merah, Leonardo: Kami Kehilangan Akal Sehat

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 14 September 2020 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 51 2277265 psg-vs-marseille-dibanjiri-kartu-merah-leonardo-kami-kehilangan-akal-sehat-Mw5MvgwVdY.jpg Keributan kecil terjadi di penghujung laga (Foto: PSG)

PARIS – Keributan kecil yang terjadi pada penghujung laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Olympique Marseille (OM), disesali oleh Leonardo Araujo. Pria berkebangsaan Brasil itu menganggap para pemain Les Parisien kehilangan akal sehat.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Parc des Princess itu memang dimenangi Olympique Marseille dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Florian Thauvin pada menit 33, berhasil membawa anak asuh Andre Villas-Boas pulang dengan poin penuh.

Namun, bukan kekalahan kedua beruntun PSG yang menjadi tajuk utama, melainkan hujan kartu merah di penghujung laga. Keributan antara pemain dari kedua kesebelasan menyebabkan wasit Jerome Brisard terpaksa mengambil tindakan tegas.

Baca juga: Dituduh Bersikap Rasis, Bek Marseille Balik Ledek Neymar

Pemain PSG mengerubungi wasit (Foto: PSG)

Ia mencabut dua kartu merah langsung, masing-masing satu untuk Layvin Kurzawa dan Jordan Amavi. Sementara tiga pemain lainnya mendapat kartu kuning kedua, seperti Leandro Paredes, Neymar Junior, dan Dario Benedetto.

Direktur Olahraga PSG, Leonardo Araujo, jelas kesal dengan tindakan yang dilakukan anak asuh Thomas Tuchel. Ia sama sekali tidak membenarkan pembelaan Neymar Jr yang menuding Alvaro Gonzalez bersikap rasis, sehingga nekat menghajarnya dari belakang.

“Perkelahian itu sungguh serius. Kami akan menanganinya secara internal. Kami akan berbicara kepada para pemain. Anak-anak seperti kehilangan akal sehat,” tegas Leonardo Araujo, dikutip dari Goal, Senin (14/9/2020).

Meski tidak membenarkan tindakan para pemain PSG, pria berusia 51 tahun itu menuding otoritas Liga Prancis tidak menunjuk wasit yang kapabel untuk laga bertensi tersebut. Leonardo heran mereka malah menugaskan wasit yang kurang berpengalaman.

“Empat belas kartu kuning dan lima kartu merah berarti pertandingan berlangsung di luar kendali. Saya tidak akan membela perilaku yang tidak bisa dibenarkan,” sambung pria berkebangsaan Brasil tersebut.

“Saya juga tidak mengerti mengapa Anda tidak menugaskan (Clement) Turpin atau (Ruddy) Buquet. Mereka malah menunjuk wasit berusia 34 tahun yang tidak punya pengalaman untuk laga seperti ini. Apa yang terjadi, pasti akan dinilai dengan adil,” tutup Leonardo Araujo.

PSG bagaikan peribahasa sudah jatuh tertimpa tangga. Selain menelan kekalahan 0-1, Les Rogue et Bleu terpaku di peringkat 18 dengan nilai nol dari dua laga. Sedangkan Marseille justru semakin mendekati puncak dengan nilai enam dari dua laga.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini