Villas-Boas Ragu Anak Asuhnya Bersikap Rasis terhadap Neymar

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Senin 14 September 2020 09:18 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 14 51 2277244 villas-boas-ragu-anak-asuhnya-bersikap-rasis-terhadap-neymar-pNprA16bGL.jpeg Andre Villas-Boas mengawasi jalannya laga (Foto: Olympique Marseille)

PARIS – Hujan kartu merah yang mewarnai laga Paris Saint-Germain (PSG) vs Olympique Marseille (OM) menyisakan cerita getir. Pasalnya, penyerang Les Parisien, Neymar Jr, menuding bek lawan, Alvaro, mengucapkan kalimat rasis. Hal tersebut dibantah juru taktik OM, Andre Villas-Boas.

Pertandingan yang berlangsung di Stadion Parc des Princess itu memang dimenangi Olympique Marseille dengan skor tipis 1-0. Gol semata wayang Florian Thauvin pada menit 33, berhasil membawa anak asuh Andre Villas-Boas pulang dengan poin penuh.

Namun, bukan kekalahan kedua beruntun PSG yang menjadi tajuk utama, melainkan hujan kartu merah di penghujung laga. Keributan antara pemain dari kedua kesebelasan menyebabkan wasit Jerome Brisard terpaksa mengambil tindakan tegas.

Baca juga: Dikartu Merah, Neymar Justru Menyesal Tidak Hajar Wajah Bek Marseille

Keributan terjadi di penghujung laga (Foto: PSG)

Ia mencabut dua kartu merah langsung, masing-masing satu untuk Layvin Kurzawa dan Jordan Amavi. Sementara tiga pemain lainnya mendapat kartu kuning kedua, seperti Leandro Paredes, Neymar Junior, dan Dario Benedetto.

Selepas laga, Neymar Jr mengklaim Alvaro mengucapkan kalimat bernada rasis kepadanya. Hal tersebut dibantah keras oleh Andre Villas-Boas. Pria berkebangsan Portugal itu bersikeras tidak ada insiden rasisme yang terjadi. Andai benar terjadi, maka harus ada hukuman berat terhadap pelaku.

“Saya tidak tahu. Semoga saja tidak ada, karena tidak ada tempat untuk rasisme di sepakbola. Itu adalah pelanggaran serius jika terjadi. Saya tidak yakin,” papar Andre Villas-Boas, dikutip dari Sportskeeda, Senin (14/9/2020).

Mantan asisten Jose Mourinho itu justru menyoroti tindakan kurang ajar yang dilakukan gelandang PSG, Angel di Maria. Pria asal Argentina itu dituding Andre Villas-Boas meludah sembarangan ke arah Alvaro, yang kemudian diklaim Neymar Jr bertindak rasis.

“Sebelum itu, kita menghadapi situasi di mana Di Maria meludah ke arah Alvaro. Hal-hal seperti ini harus dihindari di sepakbola. Semoga saja ini tidak menjadi titik hitam dari penampilan bersejarah kami,” tutup pria berusia 42 tahun tersebut.

Terlepas dari benar tidaknya dua insiden tersebut, hasil negatif itu semakin membuat PSG merana. Sebab, mereka kini terdampar di peringkat 18 klasemen sementara Liga Prancis 2020-2021 dengan nilai nol. Sementara itu, Marseille menghuni tangga kelima dengan nilai sempurna enam dari dua laga.

Kedua kesebelasan akan kembali berlaga pada tengah pekan ini. PSG menjamu Metz di Paris pada Kamis 17 September 2020 dini hari WIB, sementara Marseille kedatangan Saint-Etienne sehari setelahnya. Keduanya harus memetik poin agar tidak semakin tertinggal dari pemuncak klasemen, AS Monaco, yang mengoleksi tujuh angka dari tiga pertandingan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini