Ini Skema PT LIB Jalankan Liga 1 2020 jika Ada Pemain Positif Virus Corona

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Jum'at 11 September 2020 17:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 11 49 2276327 ini-skema-pt-lib-jalankan-liga-1-2020-jika-ada-pemain-positif-virus-corona-TNwpsDmvC1.jpg Pemain Arema FC jalani rapid test. (Foto/Liga Indonesia)

JAKARTA - Liga 1 2020 akan kembali dilanjutkan pada 1 Oktober mendatang setelah dihentikan pada pertengahan Maret silam. Kompetisi jika berlangsung sesuai jadwal akan berakhir pada 28 Februari 2020.

PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 2020 menyatakan bahwa kompetisi akan dilangsungkan dengan mengikui protokol super ketat. Salah satunya pelarangan kehadiran penonton selama pertandingan berlangsung.

Foto/Persija Jakarta

Direktur PT LIB, Akhmad Hardian Lukita dalam press conference Liga 1 2020 secara vitual, Jumat (11/9/2020) menyampaikan bahwa setiap pemain akan mengikuti tes kesehatan sebelum pertandingan. Ia menegaskan pihaknya sudah mengantisipasi jika ada jika ada pemain yang terpapar virus corona.

Baca juga: Liga 1 2020, Klub dari Luar Jawa Dapat Fasilitas Hotel Gratis

Meski begitu, pada kesempatan tersebut dia belum mau menyampaikan secara rinci baaimana jika ada pemain klub Liga 1 yang terpapar virus corona. Ia beralasan, penrincian akan terlebih dahulu diberikan kepada klub pada pertemuan mendatang.

Namun, Lukita menyatakan andai ada pemain klub yang terpapar Covid-19 tidak akan merubah jadwal kompetisi. Ia pun memastikan bahwa kompetisi Liga 1 2020 akan terus dilanjutkan hingga selesai.

“Hal yang tidak diharapkan sudah diantisipasi. Pemain harus diperiksa, sehat fisik, badan, segala halnya. (Jika ada pemain terpapar virus corona), tidak ada penghentian Liga 1 2020, ujarnya.

Lukita juga menjelaskan skema jika satu wilayah lokasi pertandingan Liga 1, penyebaran virus corona semakin meluas. Ia memaparkan pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat untuk menanyakan apakah stadion lokasi laga, bisa digunakan atau tidak.

“Kita harapkan baik-baik saja. Pindahkan lokasi pertandingan bukan wewenang kami tap Pemda (pemerintah daerah) setempat. Kami akan diskusi. Coba preventif di depan. Wewenang yang mengizinkan,” tambahnya.

Liga 1 2020 sebelum dihentikan pada pertengahan Maret silam telah memainkan tiga laga. Namun, khusus Persija Jakarta dan Persebaya Surabaya baru memainkan dua laga.

Semua laga Liga 1 2020 nantinya akan dihelat dengan menerapkan protokol kesehatan yang super ketat. Lukita menjelaskan bahwa semua pertandingan akan dilangsungkan tanpa adanya penonton dan hanya digelar di Pulau Jawa.

Persib Bandung sejauh ini memimpin klasemen sementara Liga 1 2020. Tim Maung Bandung berhasil mendapatkan sembilan poin dari tiga kali meraih kemenangan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini