Alfred Riedl adalah Pria yang Rendah Hati

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Kamis 10 September 2020 15:20 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 10 51 2275620 alfred-riedl-adalah-pria-yang-rendah-hati-zVukQWFIdn.jpg Alfred Riedl. (Foto/PSSI)

JAKARTA – Eks pelatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia, Alfred Riedl meninggal dunia di negara asalnya, Austria. Opa, begitu dia biasa disapa eks anak asuhnya saat melatih Timnas Indonesia, meninggal pada Senin 7 September 2020 waktu setempat. Riedl meninggal dalam usia 70 tahun karena penyakit kanker.

Karier kepelatihan Riedl bersama Timnas dimulai pada 4 Mei 2010. Dia langsung menjadi pelatih untuk dua tim tim sekaligus, Timnas Indonesia Senior sekaligus Timnas Indonesia U-23.

Foto/PSSI

Salah satu pemain yang direkrut Riedl di Timnas Indonesia senior adalah Irfan Bachdim. Dia menilai, eks pelatihnya tersebut merupakan sosok yang rendah hati dan jujur.

Baca juga: Datang dengan Persiapan Minim, Riedl Bawa Timnas Indonesia hingga Final Piala AFF 2016

“Tidak ada kata-kata yang bisa menggambarkan perasaanku mendengar berita mengerikan ini,” tulis Bachdim di Instagram.

“Dia lebih dari sekadar pelatih. Pria yang rendah hati dan jujur yang akan melakukan apa pun untuk memenangkan pertandingan. Seorang pelatih yang mempercayai aku dari hari pertama!” lanjutnya.

Bachdim menjelaskan bahwa Riedl membentuk skuad Timnas Indonesia menjadi sebuah keluarga. Ia pun mendoakan Riedl dan akan selalu merindukan sang pelatih.

“Dia datang dari sebuah tim, sebuah keluarga yang akan berjuang sampai akhir! Coach, saya berterima kasih untuk semua yang telah Anda lakukan untuk saya! Semoga coach beristirahat dengan damai! Anda akan selalu dirindukan! Saya akan selalu berjuang untuk Trophy yang pantas Anda miliki saat bersama kamu!” kenang Bachdim.

Pada Piala AFF 2010, Riedl membawa anak asuhnya menuju final. Timnas Indonesia memang bermain apik sejak fase gugur. Mereka bahkan tampil apik saat laga perdana melawan Malaysia.

Mereka menghancurkan Malaysia dengan skor 5-1. Kemudian di laga kedua saat melawan Laos, Timnas Indonesia menang dengan skor 6-0. Timnas Indonesia berhasil meraih poin sempurna di fase penyisihan usai mengandaskan Thailand dengan skor 2-1.

Foto/PSSI

Saat di semifinal, Timnas Indonesia menghadapi Filipina yang menjadi kuda hitam dalam turnamen saat itu. Namun, tim asuhan Riedl berhasil mengalahkan lawan mereka di laga tandang maupun kandang dengan skor 1-0.

Timnas Indonesia kemudian bertemu Malaysia di partai puncak mereka kembali bertemu Malaysia. Sayangnya, Timnas Indonesia hancur saat bermain di kandang lawan dengan skor 3-0. Ketika laga kandang, Indonesia menang dengan skor 2-1, namun skor agregat 4-2 membuat Malaysia berhak menjadi juara Piala AFF 2010.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini