Datang dengan Persiapan Minim, Riedl Bawa Timnas Indonesia hingga Final Piala AFF 2016

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Rabu 09 September 2020 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 09 09 51 2274974 datang-dengan-persiapan-minim-riedl-bawa-timnas-indonesia-hingga-final-piala-aff-2016-h4OaVYlexg.jpg Skuad Timnas Piala AFF 2016. (Foto/PSSI)

JAKARTA - Eks pelatih Tim Nasional (Timnas) Indoneesia, Alfred Riedl meninggal dunia di negara asalnya, Austria. Ia meninggal pada Senin 7 September 2020 waktu setempat dalam usia 70 tahun karena sakit kanker.

Riedl menorehkan cacatan apik ketika kembali melatih Tim Nasional (Timnas) Indonesia pada 2016. Ia sebelumnya, pernah melatih Timnas Indonesia pada 2010 dan 2012.

Foto/PSSI

Pemanggilan Riedl melatih Timnas Indonesia pada 2016 karena pria Austria tersebut dianggap telah memahami sepakbola Indonesia karena pernah mengasuh Boas Solosa dan kolega.

Baca juga: Kenangan Alfred Riedl, Sempat Bawa Timnas Indonesia Unggul atas Uruguay

Ia ditunjuk menjadi pelatih Timnas Indonesia yang akan bertarung di Piala AFF 2016. Namun, banyak kendala yang harus dirintangi Riedl. Salah satunya, persiapan yang sangat mendesak karena Indonesia baru saja terbebas dari sanksi FIFA.

Selain itu, klub juga ogah-ogahan melepas pemainnya yang sedang bermain di Indonesia Soccer Championship. Meski demikian, Riedl tak paah arang. Ia tetap maju menjadi pelatih dan memimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2016.

Timnas Indonesia melakoni laga perdana fase grup dengan bertemu lawan berat, Thailand di Filipina, yang menjadi tuan rumah bersama Myanmar. Menerapkan formasi 4-4-2, Timnas Indonesia pun kalah dari lawannya dengan skor 4-2.

Harapan menuju semifinal kian terbuka. Timnas yang kembali memainkan pola yang sama, berhasil menahan tim tuan rumah Filipina dengan skor 2-2, meski telah unggul dua gol terlebih dahulu.

Riedl kemudian mengubah strateginya saat bertemu Singapura. Dia menggunakan formasi 4-4-1-1. Namun, Timnas Indonesia malah tertinggal lebih dahulu. Mereka baru bisa menyamakan kedudukan pada babak kedua.

Hasil imbang saja sebenarnya sudah cukup bagi Timnas Indonesia lolos ke semifinal. Pasalnya, dalam laga sebelumnya, Singapura hanya bermain imbang dengan Filipina.

Meski begitu, Timnas Indonesia tetap terus menyerang. Buah kerja keras mereka tercipta lima menit di pengujung akhir pertandingan. Timnas Indonesia berhasil menuju semifinal.

Di babak empat besar, Timnas Indonesia bertemu lawan yang difavoritkan juara, Vietnam. Riedl kembali mengubah taktiknya. Ia menerapkan pola 4-4-2. Hasilnya memuaskan, Timnas Indonesia berhasil menang di kandang sendiri dengan skor 2-1.

Riedl lagi-lagi mengubah formasi Timnas Indonesia saat mereka melawat ke Vietnam. Mereka bermain dengan formasi 4-2-3-1. Pertimbangan Riedl kembali membuahkan hasil gemilang. Anak asuhnya berhasil menahan imbang tuan rumah dengan skor 2-2. Hasilnya Timnas Indonesia melaju ke final dengan agregat 4-2.

Timnas Indonesia di partai puncak bertemu Thailand kembali yang menghancurkan Myanmar dengan skor 6-0. Tak seperti di laga sebelumnya, Riedl mempertahankan formasi 4-3-2-1 seperti di semfinal. Beda saat berjumpa Thailand sebelumnya. Ia menerapkan pola 4-4-2.

Timnas memiliki harapan menjadi juara Piala AFF. Mereka berhasil menang dengan skor 2-1 saat bermain di Stadion Pakansari, Bogor. Mereka cukup bermain imbang saat berlaga di Thailand.

Sayangnya, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan. Mereka takluk dari Tim Gajah Putih denga skor 2-0. Semenjak itu, Riedl tak pernah lagi melatih Timnas Indoenesia, karena kontraknya tak diperpanjang PSSI.

Skuad Timnas Indonesia Piala AFF 2016

Pelatih: Alfred Riedl

Kiper: Andritany A (Persija), Kurnia Meiga (Arema), Teja Paku Alam (Sriwijaya FC).

Belakang: Benny W (Arema), Manahati L (PS TNI), Abdul Rachman (Persiba), Abduh L (PS TNI),Fakhruddin (Sriwijaya), Y Basna (Persib), Gunawan DC (Persija), Hansamu Y (Barito Putra).

Gelandang: Bayu Pradana (Mitra Kukar), Dedi Kusnandar (Sabah),Zulham Zamrun (Persib), Rizky Pora (Barito Putera), Andik Vermansah (Selangor), Bayu Gatra (Madura United), Evan Dimas (Bhayangkara FC), Stefano Lilipaly (Telstar).

Depan: Boaz Salossa (Persipura), Ferdinand Sinaga (PSM), Lerby Eliandry (Pusamania Borneo).

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini