Wajar Jika Chelsea Harus Bayar Mahal untuk Datangkan Havertz

Admiraldy Eka Saputra, Jurnalis · Jum'at 28 Agustus 2020 03:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 27 51 2268693 wajar-jika-chelsea-harus-bayar-mahal-untuk-datangkan-havertz-LhY6vr7e9e.jpg Penggawa Bayer Leverkusen, Kai Havertz (Foto: Bundesliga)

LEVERKUSEN – Rencana Chelsea untuk mendatangkan penyerang muda Bayer Leverkusen, Kai Havertz, masih belum terwujud. Die Warkself -julukan Leverkusen- kabarnya hanya ingin melepas sang pemain dengan harga tinggi.

Sebelumnya diketahui kalau manajemen Leverkusen membanderol Havertz di angka 90 juta euro atau sekira Rp1,58 triliun. Sementara tawaran terakhir Chelsea untuk striker 21 tahun itu adalah senilai 70 juta euro (Rp1,23 triliun).

Mantan petinggi Leverkusen, Tayfun Korkut, menilai adalah sebuah hal yang wajar jika Leverkusen memasang banderol tinggi untuk sang pemain. Menurutnya, angka tersebut memang layak untuk pemain sekelas Havertz.

Meski namanya belum seterkenal Kyliann Mbappe, Erling Haaland atau pemain muda lain, Korkut meyakini Havertz punya potensi untuk mencapai titik tersebut.

Baca juga: Havertz ke Chelsea, Ini Penggantinya di Bayer Leverkusen

“Kekuatan mental jadi salah satu keistimewaan yang dia (Havertz) miliki. Anda bisa melihatnya sendiri ketika dia bermain di lapangan,” ujar Korkut, seperti dilansir dari laman Goal International, Jumat (28/8/2020)

“Anda tidak akan melihat perbedaan dalam dirinya apakah dia bermain melawan Ingolstadt (sebuah klub di kota Bayern) atau Real Madrid, apakah dia bermain untuk menghindari degradasi atau memenangkan kejuaraan. Dia akan selalu bermain sama dan di level yang tinggi,” lanjutnya.

“Bahkan di usia 17, dia tidak mengalami pasang surut. Ini bukan tentang pelatih yang berani, ini tentang pemainnya. Dia memberi saya perasaan bahwa dia bisa memainkan pertandingan besar itu dan dia bisa,” sambung Korkut.

“Dia memiliki kekuatan mental yang luar biasa. Saya tidak tahu apakah itu diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris tetapi dia seperti manusia es. Mental yang sangat luar biasa,” tambahnya.

“Saat Anda mengawasinya sekarang, Anda tidak tahu apakah dia berada di bawah tekanan. Saya tidak tahu apa yang dia rasakan di dalam tetapi dia tidak menunjukkannya dan itu adalah kualitas yang penting jika Anda ingin menjadi salah satu yang terbaik,” tandasnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini