Bicara soal Taktik, Pirlo: Saya Tidak Punya Formasi Tetap

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Rabu 26 Agustus 2020 05:54 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 26 47 2267497 bicara-soal-taktik-pirlo-saya-tidak-punya-formasi-tetap-b2glMMJQFJ.jpg Pelatih Juventus, Andrea Pirlo (Foto: Media Juventus)

TURIN – Andrea Pirlo kini telah resmi menjadi pelatih tim utama Juventus. Meski dianggap jenius sebagai seorang pemain, namun Pirlo belum memiliki pengalaman melatih. Hal inilah yang membuat banyak pihak penasaran dengan formasi dan taktik yang bakal digunakan Pirlo di Juve.

Sejumlah pihak menilai bahwa Pirlo akan bermain dengan menggunakan formasi 4-3-3. Sebab, pemenang Piala Dunia 2006 itu pernah mengatakan bahwa ia menyukai formasi tersebut.

Kendati demikian, Pirlo menerangkan bahwa ia sebenarnya tidak memiliki formasi tetap. Dalam artian, ia bisa mengubah formasi, tergantung pada kondisi pemain yang dimilikinya maupun lawan yang dihadapi.

Baca juga: Pirlo Datang, Ini Sosok Pengganti Pjanic di Juventus

Andrea Pirlo pimpin latihan Juventus

Di era Antonio Conte, Juve bermain dengan skema tiga bek. Akan tetapi, pada masa kepelatihan Massimiliano Allegri dan Maurizio Sarri, Juve menerapkan formasi empat bek. Sedangkan Pirlo, mengaku bahwa ia bisa saja menggunakan tiga atau empat bek, tergantung keadaan.

Meski tak memiliki formasi tetap, namun Pirlo ingin agar Juve memainkan sepakbola yang proaktif. Pirlo ingin agar timnya memainkan pertandingan dengan determinasi tinggi, menjaga penguasaan bola, serta langsung bergerak cepat jika kehilangannya.

"Saya ingin membangkitkan kembali antusiasme, mengusulkan sepakbola proaktif dengan penguasaan permainan yang hebat. Saya memberi tahu para pemain dua hal: Anda harus selalu menjaga bola dan ketika Anda kehilangannya, Anda harus segera mendapatkannya kembali,” jelas Pirlo, mengutip dari Football Italia, Rabu (26/8/2020).

“Saya yakin bahwa saya berada di tempat yang tepat pada waktu yang tepat. Secara taktis kami bisa bermain dengan empat atau tiga pemain di belakang. Saya tidak memiliki formasi tetap. Antusiasme harus dibawa dari hari ke hari,” lanjutnya.

“Kami perlu berbicara dengan para pemain, membuat mereka berpartisipasi dalam pelatihan dan membuat para pemain memahami apa yang kami inginkan. Juve selalu punya satu tujuan: menang. Saya langsung merasa nyaman, saya bertemu banyak orang yang pernah bekerja dengan saya,” tandas Pirlo.

Saat ini, Pirlo sebenarnya belum mendapatkan lisensi kepelatihannya. Untuk menjadi pelatih sepakbola di Italia, seseorang harus lebih dulu melalui kursus di tempat latihan Coverciano.

Tentu saja, mereka juga harus lulus dalam ujian yang diberikan dan mengerjakan tesis akhir. Namun, Pirlo belum mengumpulkan tesis akhirnya. Maka dari itu, ia belum memiliki lencana kepelatihan. Pirlo rencananya baru akan mengumpulkan tesis akhirnya pada Oktober 2020.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini