Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Piala Super Eropa 2020 Akan Dihelat dengan Kehadiran Penonton di Stadion

Hendry Kurniawan , Jurnalis-Selasa, 25 Agustus 2020 |21:51 WIB
Piala Super Eropa 2020 Akan Dihelat dengan Kehadiran Penonton di Stadion
Logo UEFA (Foto: Laman Resmi UEFA)
A
A
A

NYON – Musim kompetisi 2019-2020 telah resmi berakhir. Pertandingan terakhir yang dimainkan adalah laga final Liga Champions antara Paris Saint-Germain (PSG) vs Bayern Munich. Kini UEFA pun bersiap menyongsong musim baru.

Pada tahun ini, dua tim yang akan berhadapan di Piala Super Eropa adalah Bayern Munich dan Sevilla. Bayern merupakan juara Liga Champions 2019-2020. Sedangkan Sevilla adalah kampiun Liga Eropa.

Pertandingan Piala Super Eropa ini rencananya akan dimainkan di Budapest pada 24 September 2020. Akan tetapi, patut dicatat bahwa UEFA telah mengizinkan pertandingan tersebut dihadiri oleh penonton di stadion.

Baca juga: Juarai Liga Champions 2019-2020, Muller Disebut Jadi Pemain Penting Bayern

Logo UEFA

Dengan demikian, maka laga tersebut bakal menjadi pertandingan pertama di Eropa yang mendapat izin untuk dihadari oleh penonton setelah mewabahnya Virus Corona (Covid-19). Sebagaimana diketahui, sejak restart kompetisi pada Mei 2020, seluruh pertandingan sepakbola di Eropa selalu digelar tertutup (tanpa penonton).

Hanya saja, UEFA tetap akan memberlakukan protokol kesehatan yang ketat. Bahkan, meski pertandingan tersebut boleh dihadiri oleh penonton, namun hanya 30 persen saja kuota yang disediakan dari kapasitas total bangku di stadion.

Sementara itu, untuk pertandingan yang diselenggarakan oleh UEFA lainnya, seperti babak kualifikasi dan play-off untuk Liga Champions dan Liga Eropa akan tetap digelar tanpa penonton. UEFA pasalnya masih akan melakukan evaluasi sebelum mengizinkan pertandingan digelar secara normal seutuhnya.

“Komite Eksekutif UEFA hari ini memutuskan untuk mengizinkan Piala Super 2020 dimainkan pada 24 September 2020, di Budapest dengan jumlah penonton yang berkurang - yakni 30 persen dari kapasitas stadion - untuk mempelajari secara tepat dampak dari penonton pada protokol Return to Play UEFA," tulis pernyataan yang dibuat UEFA, Selasa (25/8/2020).

“Telah dipastikan bahwa semua pertandingan UEFA lainnya akan terus dimainkan secara tertutup sampai pemberitahuan lebih lanjut, seperti yang awalnya diputuskan oleh Komite Eksekutif UEFA pada 9 Juli 2020,” lanjut mereka.

Sebelum ini, Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, juga mengaku puas dengan penyelenggaraan Liga Champions dan Liga Eropa yang dimainkan hanya satu leg sejak babak perempatfinal. Menurutnya, sistem pertandingan seperti itu membuat turnamen lebih menarik.

Ceferin pun memiliki pemikiran untuk menerapkan sistem satu leg tersebut di masa depan. Akan tetapi, ia sadar bahwa itu bukan hal mudah, mengingat sudah ada perjanjian antara UEFA dengan pihak penyiar. Maka dari itu, rencana ini akan dikaji lagi.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement