Banega Ejek Rambut Conte di Laga Sevilla vs Inter Milan

Wikanto Arungbudoyo, Jurnalis · Sabtu 22 Agustus 2020 05:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 22 51 2265613 banega-ejek-rambut-conte-di-laga-sevilla-vs-inter-milan-UZbwleyuiI.jpg Ever Banega menghampiri dan mengejek rambut Antonio Conte (Foto: Twitter/@globoesportecom)

KOLN – Keributan kecil sempat terjadi di pinggir lapangan pada laga antara Sevilla vs Inter Milan di Final Liga Eropa 2019-2020. Adu mulut tersebut melibatkan juru taktik Nerazzurri Antonio Conte dengan gelandang Los Nervionenses, Ever Banega.

Insiden itu bermula ketika Antonio Conte melancarkan protes keras terhadap kepemimpinan wasit Danny Makkelie. Ia tidak terima karena sang pengadil mengabaikan begitu saja pelanggaran handball Diego Carlos pada 15 menit pertama.

Kebetulan, Ever Banega berada di dekat area teknikal Inter Milan. Ia langsung berjalan menghampiri Antonio Conte sembari memegang rambut. Pria asal Argentina itu mengejek pelatih lawan yang diketahui pernah menjalani transplantasi rambut.

Baca juga: Hasil Pertandingan Final Liga Eropa 2019-2020 Semalam, Sevilla Taklukkan Inter Milan

Antonio Conte pernah jalani transplantasi rambut

“Mari kita lihat apakah wig (rambut palsu) ini asli,” ujar Ever Banega, sebagaimana dikutip dari Football Italia, Sabtu (22/8/2020).

Ejekan itu jelas membuat Antonio Conte berang. Pria asal Italia itu harus ditenangkan oleh Manajer Tim Inter Milan, Lele Oriali. Namun, Conte langsung mengancam akan menemui Banega selepas pertandingan.

“Saya tunggu Anda di sini ya. Oke? Saya tunggu Anda di sini,” ucap Antonio Conte.

Terlepas dari itu, pertandingan Final Liga Eropa 2019-2020 di Stadion RheinEnergie, Koln, Jerman, berlangsung sengit sejak awal hingga akhir. Inter Milan sebetulnya mampu unggul lebih dulu pada menit lima lewat penalti Romelu Lukaku. Namun, Sevilla langsung membalas pada menit 12 berkat sundulan Luuk de Jong.

Pemain berusia 29 tahun itu sukses membawa timnya berbalik unggul 2-1 pada menit 33. Sayangnya,Il Biscione mampu menyamakan skor tiga menit berselang. Gol ketiga akhirnya menjadi milik Sevilla pada menit 74 berkat tembakan salto Diego Carlos.

Sevilla langsung mencatat rekor pada Final Liga Eropa 2019-2020. Los Palanganas menjadi kesebelasan pengoleksi trofi Liga Eropa (Piala UEFA) terbanyak dengan enam buah. Mereka juga mampu menjaga rekor 100% juara setiap kali melangkah ke final.

Bagi Inter Milan, kekalahan ini menambah pedih luka mereka. Setelah finis hanya selisih satu poin dari Juventus di Liga Italia 2019-2020, La Beneamata gagal membawa pulang trofi meski unggul lebih dulu. Puasa trofi kembali harus dirasakan Inter Milan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini