Bagi Lautaro Martinez sendiri, trofi itu bisa bermakna ganda selain menjadi yang pertama. Ia akan berulang tahun tepat sehari setelah laga final (21 Agustus 2020 malam waktu setempat). Trofi tentu bisa menjadi kado ulang tahun yang manis pada 22 Agustus nanti.
Namun, lawan yang dihadapi bukan sembarangan, yakni Sevilla. Los Nervionenses boleh dikatakan sebagai jawaranya Liga Eropa dengan total lima trofi. Belum lagi, klub asal Andalusia itu punya rekor 100% kemenangan pada lima final sebelumnya. Mereka akan berusaha keras menjaga rekor itu.
“Sevilla mencapai final-final itu pasti ada alasannya. Itu berarti mereka adalah tim yang serius dan bermain bagus. Jadi, kami harus benar-benar waspada dengan apa yang bisa mereka lakukan,” sambung Lautaro Martinez.
“Mereka benar-benar tangguh, rajin menekan lawan, dan memainkan sepakbola yang bagus. Karena itu, mereka bisa mencapai final. Kami harus mempelajari gaya mereka, berlatih, dan menyiapkan diri seperti biasa,” tutup lelaki kelahiran Bahia Blanca tersebut.
(Mochamad Rezhatama Herdanu)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.