BARCELONA – Pemilihan umum (pemilu) presiden Barcelona akan dilakukan pada 15 Maret 2021. Melihat kondisi saat ini, posisi Josep Maria Bartomeu sebagai presiden Barcelona agak goyang.
Sebab untuk pertama kali sejak 2007-2008, Barcelona gagal meraih satu pun trofi dalam satu musim kompetisi (2019-2020). Karena itu, agar kembali terpilih sebagai presiden Barcelona, Bartomeu dipercaya sudah memiliki strategi.

(Barcelona gagal meraih satu pun trofi musim ini)
Strategi pertama adalah mempertahankan Lionel Messi. Sekadar informasi, Messi dilaporkan meminta kepada manajemen untuk dilepas, setelah Barcelona kalah 2-8 dari Bayern Munich di perempatfinal Liga Champions 2019-2020, Sabtu 15 Agustus 2020 dini hari WIB.
Peluang Messi untuk angkat kaki sangat besar. Sebab, kontrak Messi bersama Barcelona hanya tersisa satu bulan lagi. Jika hingga Januari 2021 Messi tak kunjung memperpanjang kontrak, ia bisa hengkang ke klub lain dengan status bebas transfer pada musim panas 2020.
Karena itu, Bartomeu dipercaya bakal berupaya keras mempertahankan Messi. Sebab, andai Messi pergi pada musim panas 2020, rezim kepemimpinan Bartomeu akan dikenang buruk, yang mana telah mengizinkan La Pulga –julukan Messi– pindah ke klub lain.
BACA JUGA: Andalkan Pola 4-2-3-1 di Barcelona, Ronald Koeman Butuh Winger Baru
Menurut laporan Marca, peluang Messi memperpanjang kontraknya bersama Barcelona yang berakhir pada 30 Juni 2021 sangat terbuka. Hanya saja, Messi takkan memperpanjang kontrak dalam waktu dekat.