Liga Petani Jadi Trending Gara-Gara PSG dan Lyon, Apa Artinya?

Ramdani Bur, Jurnalis · Minggu 16 Agustus 2020 10:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 16 261 2262972 liga-petani-jadi-trending-gara-gara-psg-dan-lyon-apa-artinya-vqDUNfP9F9.jpg Lyon lolos ke semifinal Liga Champions 2019-2020. (Foto: @ChampionsLeague)

FARMERS League atau dalam bahasa Indonesia-nya disebut Liga Petani, menjadi trending gara-gara kelolosan dua wakil asal Prancis, Paris Saint-Germain (PSG) dan Olympique Lyon ke semifnal Liga Champions 2019-2020. Lantas, apa yang dimaksud Liga Petani?

Liga Petani merujuk kepada salah satu kompetisi sepakbola elite Eropa, Liga Prancis (Ligue 1). Meski masuk kategori elite bersama Liga Spanyol, Italia, Jerman dan Inggris, Liga Prancis dinilai paling terbelakang.

Olympique Lyon

(Lyon lolos ke semifinal Liga Champions 2019-2020)

Lantas, kenapa Liga Prancis disebut Liga Petani? Mereka disebut Liga Petani karena para pemainnya dinilai bertani pada siang hari, dan bermain sepakbola pada malam harinya.

Karena menjalani dua profesi yang berbeda, kemampuan para pemain Liga Prancis berada jauh di bawah-bawah kompetisi elite Eropa lainnya. Penyematan ini muncul karena dulunya kualitas pemain-pemain Liga Prancis jauh berbeda dibandingkan kompetisi elite Eropa lainnya.

Selain itu, kompetisi ini disebut Liga Petani karena hanya didominasi satu klub saja. Pada 1960 hingga 1970-an, Saint-Etienne yang berjaya. Kemudian pada akhir 1980-an, giliran Olympique Marseille yang keluar sebagai kampiun.

BACA JUGA: Man City vs Lyon, Garcia Puas dengan Penampilan Les Gones

Kemudian pada 2002 hingga 2008, Lyon tujuh kali beruntun menjadi juara Liga Prancis. Sementara itu dalam delapan musim terakhir, PSG menjadi jawara Liga Prancis dalam tujuh musim di antaranya.

Fakta lain kenapa Liga Prancis disebut Liga Petani karena mereka sering memproduksi pemain bertalenta. Kemudian, pemain-pemain mereka digamit liga-liga populer lain seperti Inggris, Spanyol dan Italia.

PSG

(PSG raja Liga Prancis)

Sejumlah eks pemain Liga Prancis yang kemudian bersinar di Liga Populer adalah Thierry Henry, Karim Benzema, Paul Pogba dan banyak lagi. Namun, Liga Prancis yang disebut sebagai Liga Petani perlahan-lahan menunjukkan kemapanannya.

Dua wakil Liga Prancis, PSG dan Lyon lolos ke semifinal Liga Champions 2019-2020. PSG lolos setelah menang 2-1 atas Atalanta (Italia), sedangkan Lyon menumbangkan Manchester City (Inggris) 3-1.

Selanjutnya di semifinal, PSG akan menghadapi RB Leipzig dan Lyon bersua Bayern Munich. Karena itu, PSG dan Lyon coba menghapus stigma Liga Petani dari kompetisi mereka demi menjadi yang terbaik di Liga Champions.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini