Antonio Conte Ungkap Alasan Inter Sering Bangun Serangan dari Lini Belakang

Rivan Nasri Rachman, Jurnalis · Selasa 11 Agustus 2020 22:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 11 51 2260653 antonio-conte-ungkap-alasan-inter-sering-bangun-serangan-dari-lini-belakang-akfoDy9jiV.jpg Para pemain Inter Milan. (Foto: Twitter Inter)

DUSSELDORF Inter Milan sukses menghajar Bayer Levekusen dengan skor 2-1 di perempatfinal Liga Eropa 2019-2020 yang berlangsung pada Selasa (11/8/2020) dini hari WIB. Berkat permainan apik yang diperlihatkan Romelu Lukaku dan kawan-kawan di laga tersebut, Inter pun pada akhirnya bisa juga ke semifinal kompetisi tersebut.

Gaya bermain Inter yang membangun serangan dari lini pertahanan mereka sendiri ternyata berhasil membuat seluruh permainan Nerazzurri hidup. Leverkusen yang mencoba untuk menekan permainan Inter saja tak sanggup dan kewalahan menghadapi permainan yang dirancang oleh Antonio Conte tersebut.

Baca Juga: Lukaku Tampil Luar Biasa di Inter, Conte: Dia Harus Terima Kasih kepada Tim

Para pemain Inter Milan

Tentunya permainan Inter itu langsung membuat banyak pihak bertanya-tanya, kenapa Conte memilih membuat Lukaku dan kawan-kawan bermain dari lini belakang yang memiliki risiko yang cukup tinggi. Jawabannya ternyata karena Conte ingin menciptakan berbagai situasi dan ruang yang tepat untuk menyerang.

Dengan bermain dari belakang Conte merasa para pemainnya jadi bisa melakukan umpan secara vertikal dan mampu membaca permainan jauh lebih baik. Conte pun akui risiko jelas ada, karena itulah dibutuhkan pemain-pemain dengan kemampuan individu di atas rata-rata untuk bisa menerapkan permainan tersebut.

Khususnya kepada ketiga bek yang dimainkan Inter. Sebab ketiga bek seperti Diego Godin, Stefan de Vrij, dan Milan Skriniar, menjadi pemain pertama yang menyentuh bola pertama kali untuk dialirkan ke arah depan.

“Kami bekerja sangat keras dalam hal ini. Selain memiliki para pemain dengan kemampuan teknik mumpuni, penting untuk mampu keluar dari tekanan lawan melalui berbagai situasi posisional yang dihafalkan,” jelas Conte, seperti yang diwartakan laman resmi Inter, Selasa (11/8/2020).

“Hal ini membuat kami bisa melepaskan umpan secara vertikal dan menemukan ruang kosong. Saya sering mendengar pembicaraan mengenai serangan balik, namun bukan begitu sebenarnya. Kami membangun serangan dari lini belakang untuk menciptakan berbagai situasi dan ruang yang tepat,” tambahnya.

Para pemain Inter Milan

Gaya bermain membangun serangan dari lini belakang memang sudah menjadi permainan utama Inter di musim 2019-2020 ini. Semua itu dimulai semenjak Conte ditunjuk menjadi pelatih utama Inter pada awal musim ini.

Kini yang menjadi pertanyaan apakah permainan seperti itu mampu membawa Inter ke final dan menjuarai Liga Eropa 2019-2020? Tentunya hal tersebut patut dinantikan. Inter pun masih harus menunggu pemenang dari laga Shakhtar Donetsk melawan Basel di perempatfinal untuk menjadi lawan mereka di semifinal nanti. Shakhtar vs Basel pun baru akan bertanding Rabu 12 Agustus 2020 dini hari WIB.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini