Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jelang Atalanta vs PSG, Gosens Ungkap 2 Keuntungan La Dea

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Minggu, 09 Agustus 2020 |07:06 WIB
Jelang Atalanta vs PSG, Gosens Ungkap 2 Keuntungan <i>La Dea</i>
Robin Gosens yakin Atalanta punya dua keuntungan dibandingkan PSG (Foto: Atalanta)
A
A
A

BERGAMO – Fullback Atalanta, Robin Gosens, yakin timnya bakal menyingkirkan Paris Saint-Germain (PSG) dari Perempatfinal Liga Champions 2019-2020, Kamis 13 Agustus dini hari WIB. Sebab, La Dea disebutnya memiliki dua keuntungan dibandingkan lawan.

Laga antara Atalanta vs PSG akan membuka perempatfinal Liga Champions 2019-2020 yang dihelat dengan format baru. Akibat pandemi Covid-19, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) mengubah format kompetisi menjadi turnamen bertajuk Final Eight.

Seluruh pertandingan tersisa dihelat hanya dalam satu leg, alih-alih kandang tandang seperti biasa untuk perempatfinal dan semifinal. Tujuh pertandingan tersebut seluruhnya dimainkan di Lisbon, Portugal, sehingga mirip dengan turnamen.

Baca juga: Tebar Ancaman ke Atalanta, Neymar Tegaskan Berada dalam Performa Terbaik

PSG hanya bermain dua kali dalam lima bulan terakhir (Foto: PSG)

Jelang pertandingan Atalanta vs PSG, Robin Gosens mengungkapkan keuntungan ganda yang dikantongi klub kebanggaan warga Kota Bergamo itu. Keuntungan pertama adalah kebugaran sebagai buah dari latihan intens ala pelatih Gian Piero Gasperini.

“Kami punya keuntungan ganda pada pertandingan ini. Pertama adalah kebugaran. Di Italia, musim 2019-2020 dilanjutkan hingga akhir, tidak seperti Prancis. Selain dua pertandingan final kompetisi piala, mereka tidak bermain selama lima bulan,” papar Robin Gosens, dilansir dari Football Italia, Minggu (9/8/2020).

Kebugaran memang menjadi masalah tersendiri buat PSG. Mereka kemungkinan besar tidak diperkuat Kylian Mbappe, Marco Verratti, Layvin Kurzawa, dan Thomas Meunier akibat cedera. Sebaliknya, Atalanta mungkin hanya kehilangan kiper Pierluigi Gollini yang harus menjalani operasi bedah.

Keuntungan kedua versi Robin Gosens adalah kesatuan. Menurut pemain asal Jerman itu, PSG diberkahi dengan pemain-pemain bertalenta yang bisa menentukan jalannya laga. Namun, mereka kerap bermain tidak sebagai sebuah unit.

“Yang kedua, kami bergerak seirama sebagai sebuah tim. PSG punya banyak pemain top yang bisa menentukan pertandingan dengan satu pergerakan individu, tetapi mereka bukan sebuah kesatuan,” imbuh pria berusia 26 tahun itu.

Pergerakan secara harmonis dalam kesatuan memang menjadi rahasia permainan atraktif Atalanta racikan Gian Piero Gasperini. Robin Gosens menerangkan, gaya bermain seperti itu mustahil bisa tercipta tanpa latihan fisik yang kejam sekaligus intens.

“Jika Anda tidak punya cukup banyak udara di paru-paru, Anda tidak bisa memainkan gaya sepakbola kami, yang butuh kerja keras dan berisiko. Jika kami tidak bermain, kami akan melakukan latihan fisik. Namun, kami juga dilatih untuk memainkan bola,” tutup pria kelahiran Emmerich itu.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement