Juventus Disingkirkan Lyon, Buffon Salahkan Leg Pertama

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Sabtu 08 Agustus 2020 07:14 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 08 261 2258897 juventus-disingkirkan-lyon-buffon-salahkan-leg-pertama-noj2qx9pGT.jpg Gianluigi Buffon (Foto: Twitter)

TURIN – Juventus harus mendera luka lantaran gagal melaju ke babak perempatfinal Liga Champions 2019-2020 usai disingkirkan oleh Olympique Lyon. Padahal pada laga leg kedua semalam, Juve berhasil menang dengan skor 2-1 di Allianz Stadium.

Hal ini terjadi lantaran pada laga leg pertama Juve tumbang dengan skor 0-1 oleh Lyon. Sehingga, meski secara agregat pertandingan berakhir dengan skor 2-2, namun Lyon unggul dalam agresivitas gol tandang.

Menurut penjaga gawang Juventus, Gianluigi Buffon, Bianconeri telah menampilkan performa yang luar biasa di leg kedua semalam. Terbukti, mereka mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 0-1 lewat eksekusi penalti Memphis Depay.

Baca juga: Varane Sedih Jadi Biang Kekalahan Madrid dari Man City di Liga Champions

Memphis Depay mengeksekusi penalti

Adalah Cristiano Ronaldo yang kemudian melesakkan dua gol untuk membuat Bianconeri berbalik unggul. Sayangnya, hal itu tak cukup untuk membantu Juve melaju ke babak perempatfinal.

Menanggapi hal ini, Buffon pun menyesalkan apa yang terjadi pada leg pertama. Menurutnya, Bianconeri bermain buruk di leg pertama sehingga membuat mereka mengalami kekalahan.

Seandainya pada leg pertama Juve setidaknya mampu mengimbangi Lyon, maka tentunya kini mereka bisa melenggang ke babak perempatfinal.

Buffon sendiri sebenarnya sangat menantikan untuk meraih gelar juara Liga Champions bersama Juve. Sebab, sepanjang kariernya sebagai pesepakbola, Buffon belum pernah sekalipun mengangkat trofi si Kuping Lebar.

“Kami jelas tidak pergi sejauh yang kami inginkan, atau mengira kami akan berhasil. Ada banyak kekecewaan, karena setiap kali kami mengikuti kompetisi ini, kami bermimpi untuk mencapai tempat yang belum dapat kami capai, dan setiap tahun sepertinya tahun yang tepat,” ujar Buffon, menyadur dari Football Italia, Sabtu (8/8/2020).

“Sayangnya, saya pikir kami tersingkir kali ini karena kinerja leg pertama yang buruk dan bukan pertandingan yang kami saksikan malam ini,” sambung pemenang Piala Dunia 2006 itu.

“Ada saat-saat cahaya dan beberapa bayangan, jadi utopia kami adalah untuk mendorong awan menjauh dan membawa cahaya secara konstan. Jelas, itu tidak mungkin dilakukan setiap saat, tapi itulah yang kami upayakan," pungkas Buffon.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini