TURIN – Pemain belakang Juventus, Leonardo Bonucci, kecewa berat usai timnya tersingkir dari 16 besar Liga Champions 2019-2020, Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB. Ia menganggap Si Nyonya Tua sudah mengerahkan kemampuan maksimal untuk lolos dari sergapan Olympique Lyon (OL).
Kemenangan wajib diraih Juventus untuk bisa melenggang ke perempatfinal Liga Champions 2019-2020. Namun, menang saja belum cukup. Mereka harus menundukkan OL dengan selisih dua gol akibat kekalahan 0-1 pada laga tandang, Februari 2020.
Impian itu nyaris pudar lebih cepat ketika Memphis Depay menjebol gawang Wojciech Szczesny pada menit 12 lewat titik penalti. Cristiano Ronaldo lantas menyamakan skor pada menit 42, juga lewat penalti. Pemain asal Portugal itu kembali mencetak gol pada menit 60 untuk membawa timnya berbalik unggul 2-1.
Baca juga: Selang 1 Dekade, Ronaldo Kembali Disingkirkan Olympique Lyon

Dalam situasi tersebut, Juventus hanya butuh satu gol lagi untuk lolos. Sayangnya, sepanjang 90 menit pertandingan, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan gagal membobol gawang Anthony Lopes untuk ketiga kalinya. Mereka harus rela tersingkir usai kalah dalam produktivitas gol tandang.
Kekalahan tersebut jelas sangat mengecewakan buat Leonardo Bonucci. Menurutnya, Juventus seharusnya bisa berbuat lebih pada leg pertama di Prancis guna mencuri gol tandang. Apalagi, mereka bisa tampil dominan kala itu di laga tandang.
“Ada kekecewaan, tentu saja. Kami tahu Lyon hanya akan menunggu di belakang. Kami mengkreasi cukup banyak peluang malam ini. Namun, di sepakbola, Anda tidak bisa hanya mengkreasi peluang saja,” ujar Leonardo Bonucci, sebagaimana dikutip dari Football Italia, Sabtu (8/8/2020).