Lebih Cocok Gasperini atau Simone Inzaghi yang Tangani Juventus?

Ramdani Bur, Jurnalis · Kamis 06 Agustus 2020 14:11 WIB
https: img.okezone.com content 2020 08 06 47 2257934 lebih-cocok-gasperini-atau-simone-inzaghi-yang-tangani-juventus-UbyqcrMYFs.jpg Gian Piero Gasperini bisa tangani Juventus musim depan. (Foto: @Atalanta_BC)

TURIN – Nama Gian Piero Gasperini (Atalanta) dan Simone Inzaghi (Lazio) muncul sebagai calon suksesor Maurizio Sarri di Juventus. Menurut laporan The Sun, Kamis (6/8/2020), Sarri akan terdepak dari jabatannya sebagai pelatih Juventus, jika si Nyonya Tua disingkirkan Olympique Lyon di babak 16 besar Liga Champions 2019-2020.

Lantas, kenapa salah satu dari Inzaghi dan Gasperini dijagokan menjadi pelatih Juventus selanjutnya? Prestasi bersama klub masing-masing musim ini menjadi tolok ukurnya. Gasperini membawa Atalanta finis di posisi tiga Liga Italia 2019-2020, plus mengantarkan La Dea –julukan Atalanta– masih eksis di Liga Champions 2019-2020.

Simone Inzaghi

(Simone Inzaghi, dikait-kaitkan dengan Juventus)

Sementara Inzaghi, sempat membawa Gli Aquilotti –julukan Lazio– bersaing di jalur juara Liga Italia 2019-2020, hingga akhirnya finis di posisi empat klasemen akhir. Jika benar Sarri dipecat dan keduanya muncul sebagai kandidat, siapa yang lebih layak menangani skuad Juventus?

Jika merujuk kepada keinginan presiden Juventus Andrea Agnelli, nama Gasperini layak difavoritkan. Agnelli sejak dulu berharap dapat melihat Juventus bermain atraktif dan mencetak banyak gol.

Salah satu alasan Agnelli menunjuk Sarri sebagai pelatih pada 2019, karena juru taktik 61 tahun itu memiliki rekam jejak apik permainan impresif tatkala menangani Napoli dan Chelsea. Namun, pola permainan itu gagal ditampilkan Sarri secara optimal bareng Juventus musim ini.

BACA JUGA: Menanti Racikan 3-4-2-1 Gasperini di Juventus

Perihal permainan impresif dan mencetak banyak gol, itu sudah ditunjukkan Gasperini bareng Atalanta musim ini. Di Liga Italia 2019-2020, Atalanta keluar sebagai tim tertajam dengan koleksi 98 gol!

Jika dirata-rata, skuad Atalanta mengoleksi 2,57 gol per pertandingan. Andai dibandingkan dengan seluruh kontestan lima kompetisi elite Eropa, Atalanta hanya kalah dari Manchester City yang mengoleksi 102 gol di Liga Inggris 2019-2020.

Gasperini

(Gasperini, calon pelatih Juventus)

Lantas, apa formasi kerap digunakan Gasperini? Pelatih 62 tahun itu akrab dengan pola 3-4-2-1. Cocokkah pola tersebut dengan susunan pemain di Juventus saat ini? Jawabannya cocok.

Dalam pola tersebut, Wojciech Szczensy akan bertugas menjaga gawang Juventus. Kemudian, tiga bek sejajar dipercayakan kepada Matthijs de Ligt, Leonardo Bonucci dan kapten Giorgio Chiellini. Untuk empat gelandang, akan diisi Danilo Luiz, Arthur Melo, Rodrigo Bentancur dan Alex Sandro.

Selanjutnya, duet Cristiano Ronaldo dan Paulo Dybala akan menyokong penyerang tunggal Gonzalo Higuain. Karena itu, jangan heran ketika Sarri nantinya benar dipecat manajemen Juventus, Gasperini yang akan menjadi juru taktik si Nyonya tua selanjutnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini