Salah Satu Kunci Kebangkitan AC Milan: Diomelin Zlatan Ibrahimovic

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Jum'at 31 Juli 2020 06:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 31 47 2254887 salah-satu-kunci-kebangkitan-ac-milan-diomelin-zlatan-ibrahimovic-kl0SU9tMrT.jpg Stefano Pioli dan Zlatan Ibrahimovic (Foto: Media AC Milan)

MILAN – Sejak kompetisi 2019-2020 dilanjutkan lagi pada pertengahan Juni lalu, AC Milan menjadi tim yang sama sekali berbeda dari sebelumnya. Sebab, semenjak restart, Rossoneri tak pernah sekalipun mendera kekalahan.

Dalam 12 pertandingan terakhir, Milan sukses menyabet delapan kemenangan dan empat hasil imbang. Menurut gelandang Milan, Ismael Bennacer, kebangkitan timnya ini tak lepas dari peran penting yang dibuat oleh Zlatan Ibrahimovic.

Manajemen Milan mendatangkan Ibra pada bursa transfer musim dingin 2020 di bulan Januari. Diakui oleh Bennacer, kedatangan Ibra membuat suasana di Milan sangat berubah. Sebab, bomber Swedia itu memiliki pengaruh yang besar di atas lapangan dan di ruang ganti.

Baca juga: Songsong Musim Baru, AC Milan Siap Lakoni Jadwal Padat di September 2020

Zlatan Ibrahimovic dan Pemain AC Milan

Meski usia Ibra sudah 38 tahun, namun mantan penyerang Barcelona itu nyatanya masih bertaji. Tercatat, di musim ini Ibra telah membukukan 10 gol dan lima assist dari 19 kali penampilan bersama Rossoneri.

Sedangkan di ruang ganti, kehadiran Ibra mampu meningkatkan motivasi dan mental bertanding skuad Milan yang mayoritas dihuni oleh para pemain muda. Bahkan, kehadiran Ibra membuat para pemain Milan menjadi lebih giat berlatih.

Selepas latihan bersama (tim), Ibra biasanya melanjutkan dengan meningkatkan kualitas fisiknya di gym. Hal ini kemudian membuat para pemain Milan lainnya merasa tidak enak hati dan segan untuk menyudahi latihan lebih awal. Pada akhirnya, mereka mengikuti Ibra berlatih di gym.

Bennacer membeberkan bahwa Ibra adalah sosok yang menuntut kesempurnaan. Ibra tak segan untuk berteriak (memarahi) jika ada pemain yang tampil buruk, baik saat itu sedang berlatih maupun bertanding.

Maka dari itu, kini pemain Milan pun selalu berusaha memberikan yang terbaik. Diakui oleh Bennacer bahwa hal ini sangat membantu para pemain Milan yang masih minim pengalaman untuk mengembangkan diri.

AC Milan

"Dia banyak membantu Anda. Dengan dia di sana, Anda ingin melakukan lebih banyak, Anda tidak ingin kehilangan bola. Anda harus memberikan yang terbaik karena dia mencari kesempurnaan. Dan jika Anda tidak memberikannya, dia akan membunuh Anda,” beber Bennacer, seperti dikutip dari Football Italia, Jumat (31/7/2020).

"Dia memang seperti itu, tapi dia benar. Adalah haknya untuk berteriak ketika Anda melakukan kesalahan dan tidak mengatakan apa pun ketika Anda melakukannya dengan baik. Begitulah cara Anda belajar dan menjadi pemain di level tertinggi," lanjut gelandang Timnas Aljazair tersebut.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini