5 Pemain Lokal yang Tampil Bagus tapi Jarang Dipanggil Timnas Indonesia

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 27 Juli 2020 15:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 27 49 2252748 5-pemain-lokal-yang-tampil-bagus-tapi-jarang-dipanggil-timnas-indonesia-81vcpsgz1I.jpg Terens Puhiri. (Foto/Liga Indonesia Baru)

Sebanyak 29 pemain dipanggil untuk mengikuti Tim Nasional (Timnas) Indonesia pemusatan latihan atau training center (TC) bersama pelatih Shin Tae-yong.

Para pemain akan berlatih mulai 24 Juli hingga 8 Agustus 2020 di Stadion Madya, kompleks Gelora Bung Karno, Jakarta.

Mereka menjalani TC sebagai persiapan Timnas untuk ajang kualifikasi Piala Dunia 2022 dan Piala AFF yang akan berlangsung pada akhir tahun.

Baca juga: 5 Calon Pengganti Gerard Pique di Barcelona

Baca juga: 5 Pemain Termahal yang Dibeli di Usia 18 Tahun

Nama-nama pemain yang dipanggil sudah pernah bermain bersama Timnas, namun ada juga wajah baru. Namun, ada juga pemain yang tidak dipanggil untuk berlatih bersama Timnas meski bermain apik saat membela klubnya.

Berikut 5 nama pemain lokal yang tampik menawan tapi jarang dipanggil Timnas Indonesia:

5. Dedik Setiawan

Dedik Setiawan adalah pemain yang membela klub Jawa Timur, Arema FC. Tampil sebagai penyerang, pemain penyerang berusia 26 tahun ini merupakan pemain yang kerap mendapat menit bermain sejak awal di klubnya.

Foto/PSSI

Pada Liga 1 2019, Dedik mencetak 7 gol untuk Arema FC. Meski bermain bagus, namanya tidak masuk Timnas Indonesia.

Dedik terakhir memperkuat Timnas Indonesia saat laga persahabatan di Stadion King Abdullah II, Amman pada Juni 2019 lalu.

Ia tercatat sudah tujuh kali membela Timnas Indonesia dan belum sekalipun mencetak gol.

4. Terens Puhiri

Terens merupakan pemain yang membela Pusamania Borneo FC. Usianya baru 23 tahun dan pernah membela Timnas U-16 pada 2010.

Foto/Borneo FC

Nama Terens sempat mendunia. Sebab, aksi solo run dari area tengah lapangan hingga mencetak gol, viral di media dunia. Itu terjadi saat pemain sayap tersebut membantu timnya mengalahkan Mitra Kukar 4-0 di Stadion Aji Imbut, Tenggarong, 23 Oktober 2017.

Salah satu yang memberitakan kecepatan Terens adalah The Guardia, media asal Inggris.

Meski memiliki kecepatan tinggi, Terens tidak pernah membela Timnas senior.

3. Wawan Febrianto

Wawan merupakan pemain Tira Persikabo yang memainkan posisi sebagai gelandang.

Foto/Ist

Selama di Tira Persibako, ia sudah mencetak delapan gol dari 27 penampilannya dalam Liga 1 2019.

Pemain berusia 26 tahun ini pernah masuk skuad Timnas Indonesia untuk kualifikasi Piala Dunia 2022. Dia bermain saat Timnas melawan Vietnam pada Oktober 2019.

2. Titus Bonai

Titus Bonai adalah pemain andalan untuk Timnas Indonesia sebelum 2015. Ia tampil 13 kali dan sudah mencetak empat gol.

Foto/Borneo FC

Namun, nama Titus tidak pernah masih masuk skuad Garuda sejak saat itu. Titus Bonai bermain bersama Timnas Indonesia dalam laga melawan Irak saat pada Kualifikasi Piala AFC 2015.

Pada musim Liga 1 2029, Titus Bonai mencetak 11 gol dari 21 kali penampilannya bersama Borneo FC.

1.Lerby Eliandry

Lerby merupakan penyerang yang cukup tajam saat membela Borneo FC. Bermain sejak 2016-2019 di Borneo FC, ia sudah mencetak 40 gol dari 106 kali tampil.

Ia kemudian pindah pada 2020 ke Bali United. Baru bermain dua kali, pemain berusia 28 tahun tersebut berhasil mencetak 1 gol.

Foto/Borneo FC

Di Timnas Indonesia, Lerby Eliandry memulai debutnya pada 2016 dan telah tampil sebanyak 12 kali bersama Timnas Indonesia. Ia pun berhasil melesakkan dua gol.

Namun, nama Lerby mulai tak terpakai oleh Timnas Indonesia. Ia terakhir bermain saat kualifikasi Piala Dunia 2022 dalam laga melawan Vietnam.

1
3
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini