JAKARTA – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) akan selalu mengedepankan keselamatan, keamanan serta kenyamanan kepada penonton sepakbola di Stadion.
Hal tersebut disampaikan perwakilan Departemen Infrastrukur, Keselamatan dan Kenyamanan PSSI, Patilatu Arek dalam acara Kementerian Pemuda dan Olah Raga (Kemenpora) dengan tema Peningkatan Kapasitas Tenaga Keolahragaan.
Ia menjelaskan PSSI berkeinginan untuk membuat aman dan nyaman penonton dengan memaksimalkan infrastruktur stadion.

Menurut Patilatu, keselamatan dan keamanan adalah suatu komponen penting dari setiap acara, pertandingan atau turnamen sepakbola yang sukses, merupakan prioritas utama bagi FIFA (Federasi Sepakbola Dunia).
“Acuannya adalah, Regulation and Safety FIFA, Football Stadium FIFA, dan AFC Safety and Security Regulation,” kata Patilatu mengutip laman PSSI, Rabu (15/7/2020).
Baca juga: PSSI Mohon Suporter Tidak Datang ke Stadion
Baca juga: Oti Essigba Nilai Liga 1 Tanpa Penonton Sudah Tepat demi Keselamatan
Ia menjelaskan ada perbedaan antara penonton dan suporter. Penonton, kata dia, adalah mereka yang menonton olahraga, baik secara atau tidak langsung.
Sementara suporter, penonton yang juga menonton suatu pertandingan sepakbola, tetapi memiliki afiliasi dimana aspek identitas, ikatan emosional dan nilai berasal dari klub.
Patilatu juga menjabarkan benda-benda terlarang yang tidak bisa masuk ke dalam stadion. Ia menjelaskan alat yang bisa bisa digunakan sebagai senjata pasti dilarang masuk ke stadion.
Kemudian alat yang bisa menyebabkan kerusakan, zat ilegal, sesuatu yang bersifat rasis, hewan, benda besar dan berat yang tidak dapat disimpan di bawah kursi juga dilarang masuk ke stadion.
Barang apa pun yang dapat mengalihkan perhatian para pemain (laser pointer, atau benda-benda yang menimbulkan volume berlebihan), materi promosi atau komersial yang merugikan sponsor dari suatu pertandingan.
Kemudian perangkat merekam atau kamera dalam bentuk apapun selain yang digunakan untuk keperluan pribadi, objek lain yang dapat membahayakan keselamatan dan keamanan publik yang merusak jalannya pertandingan, barang apapun yang dapat membatasi pandangan penonton lain.