Seandainya ada yang positif virus corona, manajemen akan menyerahkannya pada dokter tim Arema FC, Nanang Tri Wahyudi. Nantinya pihak tim medis Arema akan menindaklanjutinya dengan tes swab.
Terkait pelaksanaannya rapid test, manajemen Arema FC menggandeng pihak ketiga dan bekerja sama dengan tim medis Arema FC.

Dengan adanya dua gelombang rapid test, kemungkinan latihan Arema FC yang sebelumnya dijadwalkan akan berlatih pada Senin, 20 Juli 2020 akan batal. Rencananya Arema FC akan melakukan latihan tertutup di Stadion Kanjuruhan.
Arema FC sebelum Liga 1 2020 dihentikan pada Maret karena pandemi virus corona, mengalami dua kali kalah dan sekali menang. Saat ini tim Singo Edan berada di peringkat ke-12 klasemen sementara Liga 1 2020 dengan koleksi tiga poin.
(Ramdani Bur)