Share

Arema FC Legawa jika Liga 1 2020 Digelar Tanpa Penonton

Rachmat Fahzry, Okezone · Senin 13 Juli 2020 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 07 13 49 2245549 arema-fc-legawa-jika-liga-1-2020-digelar-tanpa-penonton-T1jobvPNU4.jpg Arema FC vs Persib Bandung. (Foto/Liga 1)

MALANG – Arema FC pasrah kelanjutan Liga1 2020 dihelat tanpa penonton, yang akan berdampak pada keuangan klub. Hal itu karena tidak ada pemasukan dari penjualan tiket di laga kandang.

Federasi Sepakbola Indonesia (PSSI) sebelumnya sudah memutuskan untuk melanjutkan Liga 1 2020 yang terhenti pada pertengahan Maret lalu. Kompetisi nantinya akan kembali bergulir mulai 1 Oktober 2020.

PSSI bersama PT Liga Indonesia Baru (LIB), selaku operator Liga 1 dan Liga 2 memutuskan kompetisi akan digelar tanpa penonton dan terpusat di Jawa.

Foto/Arema FC

Baca juga: Jelang Latihan Bersama, Arema FC Perbarui Kontrak Pemain dan Pelatih

Baca juga: Arema FC Gelar Latihan Tertutup, Suporter Dilarang Datang

Media Officer Arema FC, Sudarmaji mengatakan manajemen klub menerima keputusan PT LIB itu dengan legawa. Yang terpenting, kata dia, kompetisi masih bisa dilanjutkan di tengah pandemi Covid-19.

“Tidak masalah tanpa penonton kalau demi menerapkan protokol kesehatan. Kami mendukung karena protokol kesehatan juga harus diprioritaskan saat ini. Kami patuh pada negara,” kata Sudarmaji mengutip laman Wearemania, Senin (13/7/2020).

Liga 1 2020 yang dipastikan digelar tanpa penonton, akan membuat Arema kehilangan pendapatan dari sektor penjualan tiket. Sektor itu selama ini menjadi andalan Arema dalam pemasukan selain dari sponsor.

Meski begitu, Sudarmaji mengungkapkan manajemen klub menerima dengan pasrah atas keputusan PSSI dan PT LIB. Ia menambahkan keputusan federasi juga berdampak pada semua klub peserta Liga 1.

“Mau bagaimana lagi, keputusannya sudah seperti itu. Toh, regulasi ini tak hanya mengatur Arema saja, pasti semua klub juga merasakan kerugian yang sama,” kata dia.

Follow Berita Okezone di Google News

Akibat tidak ada pemasukan dari penjualan tiket, Arema FC akan bergantung pada dana subsidi yang diberikan PT LIB. Padahal sudah tiga musim, Arema tidak bergantung pada dana subsidi.

General Utama Arema FC, Ruddy Widodo, mengatakan manajemen bergantung pada dana sponsor dan menjadikan dana subsidi sebagai pemasukan tambahan saja.

Foto/Arema FC

Namun, sejak pandemi virus corona yang menyebabkan semua aktivitas terhenti, pemasukan untuk klub juga porak poranda. Apalagi, dana dari pihak sponsor juga tidak cair.

Arema FC sebelum Liga 1 2020 dihentikan sudah memainkan tiga laga, menang sekali dan mengalami dua kekalahan. Tim asuhan pelatih Mario Gomez itu berada di posisi ke-12 klasemen sementara Liga 1 2020 dengan 3 poin.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini