Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Real Madrid Dituding Sering Dibantu Wasit, Aitor Karanka Geram

Ezha Herdanu , Jurnalis-Selasa, 07 Juli 2020 |13:46 WIB
Real Madrid Dituding Sering Dibantu Wasit, Aitor Karanka Geram
Para pemain Real Madrid (Foto: Twitter @realmadrid)
A
A
A

MADRID – Legenda Real Madrid, Aitor Karanka, memberikan komentar soal segala tudingan yang ditunjukkan kepada mantan klubnya tersebut dalam beberapa hari terakhir. Karanka kesal karena tuduhan-tuduhan seperti itu baru muncul, ketika Madrid mulai menunjukkan performa menjanjikan.

Sebagaimana diketahui, tudingan Madrid kerap mendapatkan keputusan yang diuntungkan dari wasit memang bergema dalam beberapa hari terakhir. Terlebih sejak Madrid berhasil mengudeta posisi Barcelona dari pucuk klasemen sementara La Liga Spanyol musim 2019-2020.

Tudingan Los Blancos –julukan Madrid– mendapatkan keistimewaan dari para wasit semakin kencang terdengar ketika mereka menang 1-0 atas Athletic Bilbao di jornada ke-34 La Liga Spanyol 2019-2020. Di laga itu, Madrid menang 1-0 melalui eksekusi penalti dari Sergio Ramos pada menit ke-73.

Athletic

Banyak pengamat yang menilai hadiah penalti Madrid pada pertandingan melawan Athletic sejatinya tidak perlu ada. Terlebih beberapa pihak menilai apa yang dilakukan Dani Garcia kepada Marcelo Vieira sejatinya bukan sebuah pelanggaran yang patut jadi hukuman penalti untuk Athletic.

Karanka pun lantas memberikan respons soal tuduhan-tuduhan Madrid saat ini tengah mendapatkan sejumlah keputusan yang menguntungkan dari wasit. Karanka sendiri sejatinya sudah memprediksi segala tuduhan seperti bakal hadir ketika Madrid bermain bagus.

Baca Juga: Diego Simeone: Madrid Sering Dapat Penalti karena Main Ofensif

“Saya pikir bahwa ini seperti cerita sama yang selalu terjadi berulang berkali-kali. Pada saat Real Madrid menang, wasit selalu menjadi bahan perbincangan,” jelas Karanka, seperti dilaporkan oleh Marca, Selasa (7/7/2020).

“Saya lebih memilih berbicara soal enam pertandingan tanpa kekakahan dan bahwa mereka lebih reliabel ketimbang klub papan atas lainnya. Itulah mengapa mereka ada di puncak klasemen. "Saya pikir pada akhirnya akan selalu sama, dengan ataupun tanpa VAR,” sambungnya.

“Beberapa komplain muncul di awal dan lainnya pada akhir, namun jelasnya mereka yang memenangkan La Liga Spanyol, yang lolos ke Liga Champions, yang tersungkur, itu semua karena kemampuannya sendiri dan bukan karena wasit,” tutup pria berusia 46 tahun itu.

Kemenangan atas Athletic tersebut pun membawa Los Merengues –julukan Madrid– kian kukuh di pucuk klasemen sementara La Liga Spanyol 2019-2020. Madrid saat ini unggul empat poin dari seteru abadi mereka, yakni Barcelona.

Baca Juga: Sandra Garal, si Cantik Pendukung Setia Marco Asensio

Tim besutan Zinedine Zidane tersebut pun kini hanya butuh tiga kemenangan lagi untuk mengunci gelar La Liga Spanyol 2019-2020. Madrid pun nampaknya takkan kesulitan untuk merealisasikan hal tersebut, mengingat tiga lawan mereka berikutnya hanya tim sekelas Deportivo Alaves, Granada, dan Villarreal.

Apabila Madrid berhasil menjuarai La Liga Spanyol 2019-2020, maka itu akan menjadi gelar ke-34 mereka di kompetisi tertinggi Negeri Matador –julukan Spanyol. Terakhir kali Madrid menjadi kampiun La Liga Spanyol terjadi pada musim 2016-2017.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement