Juventus vs Napoli, Sarri Akui Cristiano Ronaldo dkk Kurang Tajam

Hendry Kurniawan, Jurnalis · Kamis 18 Juni 2020 06:04 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 18 47 2231982 juventus-vs-napoli-sarri-akui-cristiano-ronaldo-dkk-kurang-tajam-M7d4SjjQ1w.JPG Juventus vs Napoli (Foto: Reuters)

ROMA – Juventus gagal mengangkat trofi Coppa Italia 2019-2020 lantaran ditumbangkan Napoli di partai final. Tim berjuluk Bianconeri itu tumbang di babak adu penalti setelah selama 90 menit bermain imbang 0-0. Menanggapi kekalahan ini, Pelatih Juventus, Maurizio Sarri, mengakui kalau timnya kurang tajam.

Dalam pertandingan tersebut, Juve sebenarnya mampu menguasasi bola dan memperoleh banyak peluang emas. Di sisi lain, Napoli bermain bertahan dan mengandalkan serangan balik. Akan tetapi, peluang-peluang yang diperoleh Juve tak ada satu pun yang mampu dikonversi menjadi gol.

Baca juga: Juventus vs Napoli, Cuadrado: Mereka Bertahan dengan 11 Pemain

Juventus vs Napoli

Menurut Sarri, tak ada kesalahan taktik yang dilakukan timnya dalam pertandingan tersebut. Ia menilai satu-satunya hal yang membuat laga di waktu normal berakhir imbang adalah karena buruknya penyelesaian akhir. Selain itu, Sarri juga menyoroti skill individu anak-anak asuhannya karena kesulitan untuk bisa melewati para pemain Napoli.

"Ada kekecewaan untuk klub, para pemain dan para penggemar, tetapi pada saat ini kami tidak bisa berbuat lebih banyak, karena kami kurang tajam. Kami kehilangan beberapa pemain dan harus membuat beberapa pilihan berbeda dari biasanya, karena tingkat kebugaran kami tidak optimal,” tutur Sarri, seperti dikutip dari Football Italia, Kamis (18/6/2020).

“Kami menjaga bola dengan baik, tetapi tidak memiliki ketajaman untuk mengubahnya menjadi peluang mencetak gol yang berbahaya. Kami kesulitan untuk melewati pemain-pemain lawan. Kami memiliki tim yang dibangun atas individu-individu yang biasanya bisa melakukan itu dengan sangat baik,” lanjutnya.

“Saya tidak berpikir kami kekurangan tekad, karena kami benar-benar terkonsentrasi selama 90 menit dan Anda tidak dapat melakukannya tanpa tekad. Saya pikir masalahnya adalah karakteristiknya, karena ini adalah para pemain yang terbiasa membawa pria dan pada saat itu tidak datang begitu saja," tandas mantan juru taktik Empoli tersebut.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini