Share

Cerita Fullback Persib yang Sempat Dorong Motor karena Kehabisan Bensin

Ramdani Bur, Jurnalis · Selasa 09 Juni 2020 11:30 WIB
https: img.okezone.com content 2020 06 09 49 2226759 cerita-fullback-persib-yang-sempat-dorong-motor-karena-kehabisan-bensin-FdZ8ha2woj.jpg Mario Jardel saat berlatih bersama Persib Bandung. (Foto: M. Jatnika Sadili/Persib.co.id)

BANDUNG Fullback kanan Persib Bandung, Mario Jardel, mengenang masa-masa sulit ketika dirinya masih membela tim junior Maung Bandung –julukan Persib. Ia mengaku pernah mendorong motor cukup jauh karena sang kuda besi kehabisan bensin!

Saat itu, Jardel berangkat dari mes Diklat Persib menuju Stadion Sidolig. Karena mesti irit agar kebutuhannya selama di Bandung tercukupi, Jardel lupa mengisi bahan bakar motornya tersebut. Alhasil di tengah perjalanan, bensin motor Jardel habis dan akibatnya, pemain asal Bogor itu mesti mendorong sang kuda besi hingga menemukan kios bensin terdekat.

Mario Jardel

(Mario Jardel dipercaya bela skuad senior Persib Bandung. (Foto: Persib.co.id/Ferri Ahrial)

“Itu tahun 2018. Saya berangkat dari mes Diklat menuju Sidolig (Stadion Persib). Karena dulu uang sangat terbatas dan harus irit, saya lupa mengisi bensin motor. Di tengah perjalanan, bensinnya habis. Saya terpaksa ngedorong dan mencari kios bensin terdekat,” kata pemain yang mengenakan nomor 66, mengutip dari laman resmi Persib, Selasa (9/6/2020)

BACA JUGA: Omid Nazari Tak Sabar Latihan Bareng Skuad Persib Bandung

Meski begitu, kejadian di atas tidak membuat Jardel putus asa. Pemain yang awalnya ingin menjadi penyerang itu menjadikan kejadian mendorong motor sebagai motivasi untuk menjadi pesepakbola sukses.

 

Perjuangan keras Jardel akhirnya membuahkan hasil. Pada 5 Desember 2018 atau ketika dirinya baru berusia 18 tahun, ia dipercaya membela tim senior Persib di babak 64 besar Piala Indonesia 2018-2019. Saat itu, Persib menang 1-0 atas PSCS Cilacap lewat gol yang dilesakkan Febri Hariyadi di menit 49.

“Iya tetap semangat dan enggak jadi kecil hati. Karena saya punya impian (saat itu) membela Persib senior,” lanjut Jardel.

Terhitung awal tahun ini, Jardel yang bisa bermain di posisi bek tengah dan fullback kanan itu mendapat kontrak profesional selama dua tahun dari Persib. Kesempatan ini praktis takkan disia-siakan Jardel, mengingat ia bisa belajar banyak dari pemain belakang top Persib seperti Fabiano Beltrame, Nick Kuipers, Victor Igbonefo hingga kapten Supardi Nasir.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini