Sancho Bersimpati kepada George Floyd, karena Dekat dengan Rasisme

Andika Pratama, Jurnalis · Rabu 03 Juni 2020 03:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2020 06 02 51 2223523 sancho-bersimpati-kepada-george-floyd-karena-dekat-dengan-rasisme-RuQAz6Bphp.jpg Jadon Sancho (Foto: Twitter/@BlackYellow)

LONDON – Gelandang Borussia Dortmund, Jadon Sancho, adalah salah satu pemain yang melakukan aksi solideritas untuk George Floyd. Floyd adalah orang kulit hitam Amerika Serikat yang meninggal karena tercekik, akibat lehernya ditindih oleh polisi Minneapolis bernama Derek Cauvin. Cauvin adalah orang kulit putih, sehingga ada pelecehan rasisme yang menyelimuti kematian Floyd.

Aksi Sancho dilakukan saat Dortmund menang telak 6-1 atas tuan rumah Paderborn. Meski bermaksud baik, tetapi aksi Sancho diinvestigasi oleh DFB (Federasi Sepakbola Jerman). Sebab, ada aturang di Liga Jerman yang melarang tindakan seperti itu dilakukan.

Jadon Sancho (Foto: Twitter/@Sanchooo10)

Namun, aksi Sancho mendapatkan dukungan dari Emile Heskey. Heskey menilai Sancho sudah melakukan hal tepat, karena rasisme adalah hal yang begitu dekat dengan pemain berusia 20 tahun tersebut. Sancho merupakan keturunan kulit hitam yang lahir di London, Inggris.

BACA JUGA: Wes Brown Samakan Jadon Sancho dengan Cristiano Ronaldo

Heskey menyatakan Sancho bisa mendapatkan pelecehan rasisme juga, meski berstatus pemain terkenal. Ada beberapa pemain yang pernah menjadi korban pelecehan rasisme. Bek tengah Napoli, Kalidou Koulibaly, dan penyerang Brescia, Mario Balotelli, pernah menjadi korban pelecehan rasisme di Liga Italia.

“Dia merasa itu tepat baginya untuk meletakkannya di sana karena ini adalah sesuatu yang duduk sangat dekat. dalam hatinya, dia adalah pemain sepak bola kulit hitam muda yang dibesarkan di London. Ini adalah hal-hal tertentu yang bisa dia hadapi saat tumbuh dewasa,” ujar Heskey, menyadur dari Sportskeeda, Rabu (3/6/2020).

Selain Sancho, ada beberapa pemain Liga Jerman lain yang juga melakukan aksi serupa. Rekan setim Sancho, Achraf Hakimi, melakukan hal sama pada pertandingan kontra Paderborn. Keduanya sama-sama menunjukkan kaus yang bertuliskan “keadilan untuk George Floyd”.

Kemudian, ada Marcus Thuram yang berlutut setelah mencetak gol untuk Borussia Monchengladbach saat melawan Union Berlin. Pemain Schalke04 asal Amerika Serikat, Weston McKennie, mengenakan gelang “keadilan untuk George Floyd”.

1
2
Loading...

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini