TURIN – Bek Juventus, Giorgio Chiellini, mengungkapkan kegagalan Juventus menjadi juara Liga Champions 2016-2017. Kala itu, Juventus menyerah dengan skor telak 1-4 dari Real Madrid pada laga final yang berlangsung di Stadion Millenium, Wales, pada 4 Juni 2017 dini hari WIB.
Chiellini yang mengingat betul momen memalukan tersebut menyebut alasan di balik kekalahan Bianconeri –julukan Juventus. Menurutnya kekalahan Juventus dengan skor telak di laga tersebut disebabkan kelelahan dari para pemain.

Namun begitu, Chiellini menyebuat ia dan rekan-rekan telah berjuang maksimal seperti yang terjadi di babak pertama. Sayang skor imbang di babak pertama dengan skor 1-1 tak bertahan lama ketika memasuki babak kedua. Setelah istirahat, Juventus kebobolan tiga gol dari Madrid lewat Casemiro (61’), Cristiano Ronaldo (64’), dan Marco Asensio (90’).
“Ada banyak pembicaraan tentang kekalahan final Liga Champions Cardiff yang terkenal dari Madrid. Yah, tidak ada keanehan yang terjadi. Kami hanya lelah,” ungkap Chiellini, mengutip dari Marca, Selasa (26/5/2020).
“Tidak ada yang sensasional terjadi di babak pertama. Tidak ada yang bertarung. Kami kalah karena kami kelelahan. Kami kelelahan setelah babak pertama. Mandzukic hampir tidak bisa berjalan dan (Miralem) Pjanic, sama,” tambahnya.
“Kami kehabisan napas. Kami mengatakan pada diri sendiri bahwa kami akan kembali. Hasil sempat imbang 1-1, tetapi kemudian berakhir secara dramatis,” pungkas pemain berpaspor Italia tersebut.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.