“Yang membuat saya kesal tentang Tevez adalah dia menjatuhkan alat (profesionalitasnya) di musim kedua. Dia mulai duduk di meja perawatan, mulai datang terlambat untuk latihan, mulai main-main. Dia bermain di klub (terbesar) dan saya tidak tahan, terutama dengan keadaan saya saat itu, yang merupakan pemain Manchester United yang ganas dan tidak pernah memikirkan hal lain dalam hidup saya,” ujar Neville,menyadur dari Sportsmole, Kamis (14/5/2020).
“Saya mengerti bahwa dia dalam keadaan tertentu, tetapi orang-orang selalu ada di telinganya dan dia dipimpin oleh omongan orang-orang. Itu selalu akan berakhir seperti itu. Saya merasa kecewa karena, sebagai seorang profesional, dia tidak bertindak dengan benar,” pungkasnya.
(Ramdani Bur)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.