SERGIO Ramos merupakan salah satu bek tangguh yang beredar saat ini. Tak hanya tangguh dalam bertahan, kapten Real Madrid itu juga bisa diandalkan untuk membobol gawang lawan. Bahkan saat ini, Ramos tercatat sebagai eksekutor utama penalti Madrid.
Musim ini saja, bek 34 tahun itu telah mengemas tujuh gol dari 34 pertandingan di semua kompetisi. Di sepanjang karier sepakbolanya, Ramos mengoleksi 111 gol. Hanya saja, koleksi 111 gol belum membuat Ramos menduduki posisi lima besar pemain belakang dengan koleksi gol terbanyak.
Jika dirunut, koleksi 111 gol Ramos hanya membuatnya menduduki posisi ketujuh. Lantas, siapa saja penghuni lima besar pemain belakang tertajam?
Berikut 5 pemain belakang paling tajam sepanjang sejarah:
5. Graham Alexander (130 gol)

Graham Alexander merupakan mantan pemain Tim Nasional Skotlandia dari 2002-2009. Berposisi sebagai fullback kanan, membuat Alexander kerap berada di area kotak penalti lawan. Meski begitu, posisi fullback kanan bukan yang membuat Alexander mengoleksi 130 gol di sepanjang karier sepakbolanya.
Eks pemain Burnley itu tercatat sebagai eksekutor penalti jempolan. Total dari 60 kesempatan mengeksekusi penalti di level klub, pria yang kini berusia 48 tahun itu hanya empat kali gagal. Sementara itu, 56 penalti lainnya berhasil diakhiri Alexander dengan gol.
4. Laurent Blanc (153 gol)

Blanc selama 20 tahun (1983-2003) berkarier sebagai pesepakbola profesional. Sejumlah klub teras Eropa pernah dibela Blanc seperti Napoli, Manchester United dan Inter Milan. Selain itu, pria kelahiran Kota Ales itu juga merupakan andalan saat Prancis menjuarai Piala Dunia 1998 dan Piala Eropa 2000.
Berbeda dengan Alexander yang kerap menjadi eksekutor penalti, koleksi gol Blanc yang mencapai 153 buah tercipta karena kepiawaiannya dalam berduel di udara dalam situasi sepak pojok atau tendangan bebas. Momen tertajam Blanc tercipta pada 1986-1987, yang mana ia mencetak 18 gol bersama Montpellier.
3. Fernando Hierro (163 gol)

Hierro merupakan pesepakbola legenda Tim Nasional Spanyol dan Real Madrid. Selain kukuh dalam bertahan, Hierro juga piawai mengeksekusi bola mati, mulai dari tendangan bebas hingga penalti.
Meski berposisi sebagai bek tengah, Hierro sempat tercatat sebagai top skor Timnas Spanyol dengan koleksi 30 gol, sebelum akhirnya rekor tersebut dilewati Raul Gonzalez. Total selama 18 tahun (1987-2005) aktif sebagai pesepakbola profesional, Hierro mencetak 163 gol.
Happy birthday, Fernando Hierro. 163 goals scored for club and country, mostly from centre half. Bloody hell.
— MUNDIAL (H) (@MundialMag) March 23, 2020
You can read @owenblackhurst writing about his favourite Hierro moment on our Instagram right now. pic.twitter.com/1J6payj3Ei
2. Daniel Passarella (175 gol)

Passarella merupakan kapten andalan Argentina saat menjuarai Piala Dunia 1986. Sebelumnya pada 1978, bek bertinggi badan 173 sentimeter itu juga membantu La Albiceleste –julukan Argentina– juara Piala Dunia. Meski tidak cukup tinggi untuk ukuran bek tengah, Passarella cukup tangguh saat menjalani duel udara.
Tidak heran, Passarella kerap mencetak gol bagi tim yang dibela seperti River Plate, Fiorentina hingga Inter Milan lewat sundulan. Selain tangguh di udara, Passarrella juga memiliki tendangan kaki kiri mematikan, sehingga kerap dipercaya menjadi eksekutor tendangan bebas dan penalti. Total selama 18 tahun (1971-1989) sebagai pesepakbola, Passarella mengoleksi 175 gol.
1. Ronald Koeman (253 gol)

Meski berperan sebagai sweeper (pemain yang beroperasi tepat di belakang tengah), Koeman kerap mencetak gol di sejumlah pertandingan. Banyaknya gol yang dicetak Koeman karena pria asal Belanda itu dikenal memiliki tendangan yang mematikan.
Tidak jarang, Koeman mencetak gol dari jarak yang cukup jauh dari gawang, yakni sekira 30 meter. Tidak sampai di situ, Koeman juga dipercaya sebagai eksekutor penalti maupun tendangan bebas, baik itu ketika memperkuat Ajax Amsterdam, Barcelona, PSV Eindhoven hingga Timnas Belanda. Total selama 18 tahun (1980-1998) berkarier sebagai pesepakbola profesional, Koeman mengemas 253 gol.
🔵🔴 Ronald Koeman #OTD in 1994 🚀#UCL | @FCBarcelona pic.twitter.com/6HNWYgXfn8
— UEFA Champions League (@ChampionsLeague) April 27, 2020
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.