LONDON – Virus Corona benar-benar mengubah kebiasaan pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho. Akibat lebih banyak menghabiskan waktu di rumah imbas lockdown yang diterapkan pemerintah Inggris, banyak hal baru yang dilakukan pelatih asal Portugal tersebut.
Mourinho mengaku jadi menyempatkan diri menyaksikan laga ulang timnya saat mentas di final Liga Champions. Padahal, sebelumnya Mourinho tidak pernah melakukan hal di atas sebelum adanya pandemi virus corona.

“Di periode ini saya memikirkan banyak hal di masa lalu. Saya menyaksikan pertandingan yang tak pernah saya lakukan sebelumnya. Saya tidak pernah menyaksikan laga saya di final Liga Champions dan juga beberapa laga saya di Liga Inggris,” kata Mourinho mengutip dari Sky Sports, Senin (4/5/2020).
BACA JUGA: Benci Inter Milan, Pavel Nedved Tolak Tawaran Mourinho
Semenjak turun sebagai pesepakbola profesional pada 2000, Mourinho dua kali membawa tim asuhannya lolos ke final Liga Champions. Hebatnya dalam dua kesempatan itu, Mourinho mengantarkannya tim asuhannya keluar sebagai juara.
Momen pertama terjadi pada 2003-2004, atau ketika Mourinho menangani FC Porto. Dalam laga yang digelar di Arena AufSchalke, Dragoes –julukan Porto– menang 3-0 atas AS Monaco.
Kemudian kesempatan kedua pada 2009-2010 atau ketika Mourinho membesut Inter Milan. Dalam laga yang digelar di Stadion Santiago Bernabeu, Inter menang 2-0 atas Bayern Munich. Hanya saja setelah 2010, Mourinho tak pernah lagi menapaki partai puncak.
Pencapaian terbaik Mourinho hanyalah mengantarkan Real Madrid ke semifinal Liga Champions 2010-2011, 2010-2011 dan 2011-2012, serta Chelsea 2013-2014. Di luar itu, tim asuhan Mourinho selalu mentok di bawah babak semifinal.
(Fetra Hariandja)
Bola Okezone menyajikan berita sepak bola terkini, akurat, dan terpercaya dari dalam negeri maupun internasional. Dukung jurnalisme berkualitas dengan tetap mengikuti update tercepat kami setiap hari.