Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Protes Kelanjutan Liga Inggris, Neville: Berapa Banyak Orang Harus Meninggal?

Wikanto Arungbudoyo , Jurnalis-Kamis, 30 April 2020 |10:00 WIB
Protes Kelanjutan Liga Inggris, Neville: Berapa Banyak Orang Harus Meninggal?
Trofi Liga Inggris (Foto: Premier League)
A
A
A

MANCHESTER – Keinginan kuat dari pemangku kepentingan guna melanjutkan Liga Inggris 2019-2020 mendapat tentangan keras dari Gary Neville. Pria berkebangsaan Inggris itu menilai diskusi soal melanjutkan Premier League lebih didominasi aspek ekonomi daripada kemanusiaan.

Seperti diketahui, Liga Inggris 2019-2020 dihentikan sementara waktu sejak awal Maret lalu. Kebijakan itu diambil setelah Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dan winger Chelsea, Callum Hudson-Odoi, dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19.

Baca juga: Skuad Man United Kembali Berlatih pada 18 Mei 2020

Liga Inggris 2019-2020 berpotensi dilanjutkan kembali (Foto: Man United)

Desakan untuk melanjutkan Liga Inggris 2019-2020 di tengah pandemi Covid-19 tengah menguat belakangan ini. Sebab, Pemerintah Inggris akan meninjau ulang aturan lockdown pada awal Mei 2020. Perwakilan 20 klub Premier League juga akan menggelar rapat jarak jauh pada Jumat 1 Mei siang waktu setempat.

Niat untuk melanjutkan Liga Inggris itu ditentang keras oleh Gary Neville. Merujuk pada pernyataan tim medis FIFA, pria berusia 45 tahun tersebut tidak mau ada jatuh korban jiwa dari pihak pesepakbola, jika liga harus dilanjutkan.

“Tim medis FIFA menyatakan sepakbola tidak boleh berlangsung sebelum September 2020. Menurut saya, jika itu merupakan keputusan non-ekonomis, tidak akan ada sepakbola selama berbulan-bulan,” tutur Gary Neville, dikutip dari Goal, Kamis (30/4/2020).

“Orang-orang sedang menilai risikonya. Berapa banyak orang harus meninggal akibat bermain sepakbola di Liga Inggris sebelum rasanya tidak menyenangkan? Satu? Satu orang pesepakbola? Satu orang staf klub masuk ICU? Risiko apa yang harus kita ambil? Diskusi sejauh ini murni bermotif ekonomi,” ketus mantan pesepakbola klub Manchester United itu.

(Mochamad Rezhatama Herdanu)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Telusuri berita bola lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement