MANCHESTER – Keinginan kuat dari pemangku kepentingan guna melanjutkan Liga Inggris 2019-2020 mendapat tentangan keras dari Gary Neville. Pria berkebangsaan Inggris itu menilai diskusi soal melanjutkan Premier League lebih didominasi aspek ekonomi daripada kemanusiaan.
Seperti diketahui, Liga Inggris 2019-2020 dihentikan sementara waktu sejak awal Maret lalu. Kebijakan itu diambil setelah Manajer Arsenal, Mikel Arteta, dan winger Chelsea, Callum Hudson-Odoi, dinyatakan positif terinfeksi virus Corona Covid-19.
Baca juga: Skuad Man United Kembali Berlatih pada 18 Mei 2020

Desakan untuk melanjutkan Liga Inggris 2019-2020 di tengah pandemi Covid-19 tengah menguat belakangan ini. Sebab, Pemerintah Inggris akan meninjau ulang aturan lockdown pada awal Mei 2020. Perwakilan 20 klub Premier League juga akan menggelar rapat jarak jauh pada Jumat 1 Mei siang waktu setempat.
Niat untuk melanjutkan Liga Inggris itu ditentang keras oleh Gary Neville. Merujuk pada pernyataan tim medis FIFA, pria berusia 45 tahun tersebut tidak mau ada jatuh korban jiwa dari pihak pesepakbola, jika liga harus dilanjutkan.